TribunTimur/
Home »

Gowa

Kepsek se-Kabupaten Gowa Diajar Pentingnya Pendidikan Keluarga

Bimtek yang merupakan program nasional ini akan berlangsung selama tiga hari di Hotel Prima Makassar hingga 20 Mei besok.

Kepsek se-Kabupaten Gowa Diajar Pentingnya Pendidikan Keluarga
TRIBUN TIMUR/WA ODE NURMIN
Kepala sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA se-Kabupaten Gowa dan unsur pendidikan non formal, mengikuti bimbingan teknis pendidikan keluarga tingkat Kabupaten Gowa, Kamis (18/5). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA- Sebanyak 60 kepala sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA se Kabupaten Gowa dan unsur pendidikan non formal, mengikuti bimbingan teknis pendidikan keluarga tingkat Kabupaten Gowa, Kamis (18/5/2017).

Bimtek yang merupakan program nasional ini akan berlangsung selama tiga hari di Hotel Prima Makassar hingga 20 Mei besok.

Kepala Dinas Pendidikan Gowa dr. Salam yang hadir sebagai narasumber, menjelaskan bahwa penting menanamkan pendidikan keluarga bagi guru di sekolah . Dan harus memiliki empat kriteria penting.

"Seorang guru itu harus punya kreatifitas, dituntut punya kompetensi, wawasan dan bagaimana guru mengajar dengan cara berkolaborasi. Dengan itu guru bisa mengenal anak-anak nya, itu yang harus ada pada diri guru," katanya.

Namun lanjut dr Salam,  saat ini dia mengakui jika kriteria itu masih kurang dimiliki para guru.

"Kalau seorang guru tidak punya kreatifitas, kompetensi dan wawasan bagaimana dia bisa mengetahui apa yang dialami siswanya. Bagaimana mengenal muridnya. Itulah upaya pemerintah saat ini menekankan pendidikan keluarga," lanjutnya. 

Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni yang hadir dan membuka resmi menjelaskan bimbingan teknis ini untuk menguatkan kapasitas para kepala satuan pendidikan agar dapat mengimplementasikan dan mengembangkan pendidikan keluarga yang berkualitas dan berkesinambungan di satuan pendidikan.

"Pendidikan keluarga pada satuan pendidikan diharapkan dapat meningkatkan kemitraan terhadap keluarga dan masyarakat sebagai salah satu upaya mengembangkan ekosistem pendidikan yang aman, nyaman dan menyenangkan sehingga mendorong anak didik untuk memiliki kemampuan mengaktualisasikan potensi yang dimiliki," katanya.

Turut hadir Kepala Sub Direktorat Pendidikan Orang Tua Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Palupi Raraswati, sebagai nara sumber dan fasilitator yang sudah terlatih.

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help