TribunTimur/
Home »

Maros

Jembatan Tana Didi Terbengkalai, Ketua Komisi II DPRD Maros: Tidak Ada Masalah

Meski dikerjakan oleh tiga perusahaan yang berbeda dan dianggarkan secara bertahap mulai 2015 lalu, namun hal tersebut tidak menjadi masalah.

Jembatan Tana Didi Terbengkalai, Ketua Komisi II DPRD Maros: Tidak Ada Masalah
HANDOVER
Tiang pancang jembatan Tana Didi-Amarang, Desa Allaere, Kecamatan Tanralili patah. Padahal pengerjaannya belum rampung. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Ketua Komisi II DPRD Maros Amirullah Nur memastikan tidak terjadi kesalahan dan penyalahgunaan anggaran dalam proyek pengerjaan jembatan Tana Didi - Amarang, Desa Allaere, Kecamatan Tanralili, Maros, Kamis (18/5/2017).

Meski dikerjakan oleh tiga perusahaan yang berbeda dan dianggarkan secara bertahap mulai 2015 lalu, namun hal tersebut tidak menjadi masalah.

"Pekerjaan memang dianggarkan secara bertahap. Kalau dianggarkan sekaligus, pasti kita tidak punya dana karena semua program harus jalan," kata Ketua Fraksi Demokrat ini.

Jembatan yang telah menelan APBD senilai belasan miliar tersebut, memang dibangun dengan tiga tahap. Tahap terakhir tahun 2017, akan rampung 100 persen.

Berdasarkan pengawasan Komisi yang bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) ini, tahap pertama tahun 2015, Pemkab mengucurkan anggaran sebesar Rp 2,261.436.000.

Pada tahun anggaran 2016 kembali dianggarkan sebesar Rp 6.622.500.000, dan tahun 2017 dianggarkan lagi sebesar Rp 8,390.964,000.

Tahap ketiga baru selesai ditender. Perusahaan pemenang juga sudah mulai mengerjakannya.

"Perlu diketahui pekerjaan jembatan itu sangat besar anggarannya. Tidak mungkin dikerjakan pekerjaan itu hanya satu kali anggaran saja, mengingat kita punya anggaran terbatas," ujarnya.

Penulis: Ansar
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help