TribunTimur/
Home »

Luwu

Suaminya Pelaut, Namun Wanita Latimojong Luwu Ini Mau Bekerja Keras Demi Desanya

Finesti lulusan Sekolah Tinggi Patria, Surabaya, menceritakan suka duka menjadi Kaur Umum di desa yang cukup pedalaman.

Suaminya Pelaut, Namun Wanita Latimojong Luwu Ini Mau Bekerja Keras Demi Desanya
desy/tribunluwu.com
Kaur Umum Desa Rante Balla, Finesti 

TRIBUNLUWU.COM, LATIMOJONG - Finesti, warga Desa Rante Balla, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, mengabdikan dirinya untuk desanya.

Dia bekerja sebagai Kaur Umum Desa Rante Balla.

Wanita kelahiran 23 September 1991, ini cukup gesit melakoni pekerjaannya.

"Mungkin orang lain melihat kecil pekerjaan saya karena di desa, tapi yang namanya tanggung jawab harus dilaksanakan," ujarnya kepada tribunluwu.com, saat ditemui di parkiran Kompleks Perkantoran Pemkab Luwu, Jl Jendral Sudirman, Kecamatan Belopa, Luwu,  Rabu (17/5/2017).

Finesti lulusan Sekolah Tinggi Patria, Surabaya, menceritakan suka duka menjadi kaur umum di desa yang cukup pedalaman.

"Paling sakit kalau kehabisan bensin, sudah malam, sementara masih dalam perjalanan pulang ke rumah," katanya.

Jarak antara Desa Rante Balla dan Kota Belopa sekitar 45 kilometer, dengan medan jalan menanjak, berbatu, lumpur..

Bahkan dikala longsor menutup akses satu - satunya menuju Kota Belopa, dia harus rela mengangkat motor.

"Kalau cuaca bagus paling satu jam setengah sudah sampai di Belopa, tapi kalau hujan ada longsor bisa tiga sampai empat jam, karena harus anggkat motor," jelasnya.

Bahkan ia rela mengeluarkan ongkos hingga Rp 100 ribu untuk membayar jasa untuk mengangkat motor dari longsor.

Halaman
12
Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help