TribunTimur/

Polres Bulukumba Bantu Polsek Gantarang Jaga Rumah Hasyim-Sanneng

Penyebabnya karena Sanneng merasa istrinya dilecehkan oleh Hasyim saat akan mengangkutnya ke Pasar Cekkeng membawa pisang.

Polres Bulukumba Bantu Polsek Gantarang Jaga Rumah Hasyim-Sanneng
int
www.tribun-timur.com 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

BULUKUMBA, TRIBUN - Aparat Polres Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan saat ini sedang membantu anggota Polres Gantarang untuk menjaga masing-masing keluarga Haji Hasyim (50) dan Sanneng (50) di Desa Benteng Gantarang, Kecamatan Gantarang, Rabu (17/5/2017).

Polisi menjaga kedua rumah warga tersebut setelah Haji Hasyim menebas parang tetangganya hingga tewas pada Selasa (16/5/2017).

" Sampai siang ini kami masih jaga rumah pelaku dan rumah korban meski dalam keadaan kondusif," kata Wakapolsek Gantarang Umar Siatta.

Haji Hasyim menebas parang tetangganya Sanneng setelah pulang dari Pasar Cekkeng memuat istri Sanneng bernama Tijo menjual pisang.

Penyebabnya karena Sanneng merasa istrinya dilecehkan oleh Hasyim saat akan mengangkutnya ke Pasar Cekkeng membawa pisang.

Sanneng marah setelah Hasyim meminta istri Sanneng bernama Tijo mengangkat sendiri pisangnya naik ke mobil.

Sehingga Sanneng menunggui Hasyim pulang dari pasar. Dan saat dalam perjalanan dari Pasar Cekkeng Hasyim bertemu di jalan. Saat bertemu itulah mereka cekcok hingga terjadi aksi pemarangan.

Dalam peristiwa itu, Sanneng tewas sedang Hasyim masih menjalani perawatan di RSUD Prof Anwar Makatutu. Selain dia dirawat, mobil Hasyim juga dibakar massa keluarga Sanneng. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help