TribunTimur/

Kejari Jeneponto Bakar 2.400 Butir Tramadol

Dari ke 24 tersangka kasus penyalahgunaan narkoba itu, tidak seorang pun yang menjalani proses rehabilitasi.

Kejari Jeneponto Bakar 2.400 Butir Tramadol
muslimin/tribunjeneponto.com
Sebanyak 2.400 butir tramadol atau obat daftar G (terlarang), alat isap dan korek api dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman kantor Kejari Jeneponto, Rabu (17/5/17). 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Jelang Ramadan, sejumlah barang bukti sitaan hasil kejahatan dimusnahkan Kejaksaan Negeri Jeneponto di halaman kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binamu, Rabu (17/05/2017) siang.

Barang bukti didomonasi perkara kasus narkotika.

"Untuk perkara narkotika ada 24 kasus yang telah diputus inkra dengan jumlah total barang bukti 56 gram sabu, mengingat saat ini kita akan memasuki ramadan," kata Kepala Kejari Jeneponto, Darmukit memimpin pemusnahan.

Dari ke 24 tersangka kasus penyalahgunaan narkoba itu, tidak seorang pun yang menjalani proses rehabilitasi.

"Putusannya sudah inkra di pengadilan, tidak ada yang mengajukan rehabilitasi, jadi semuanya menjalani proses kurungan di Rutan," kata Kasipidum Kejari Jeneponto Budi Utama.

Selain itu, sebanyak 2.400 butir tramadol atau obat daftar G (terlarang), alat isap dan korek api turut dimusnahkan dengan cara dibakar.

Tidak hanya narkoba, barang bukti sitaan hasil kejahatan dan pengrusakan seperti parang, handpone, dan kartu remi juva turut dimusnahkan.

Barang bukti sitaan itu merupakan kasus Tahun 2016-2017,

Turut menyaksikan pemusnahan, Kepala Pengadilan Negeri Jeneponto Sunaryanto dan Kasat Narkoba Polres Jeneponto AKP Suardi.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help