TribunTimur/

250 Warga Kepulauan Pangkep Belum Punya Buku Nikah

Hal itu berdasarkan laporan yang diterima Panitera Pengadilan Agama Pangkep, Amir Indarah, dari beberapa warga yang melapor ke kantornya.

250 Warga Kepulauan Pangkep Belum Punya Buku Nikah
int
Buku nikah

TRIBUNPANGKEP.COM, LIUKANG TANGAYYA - Sedikitnya 250 pasangan menikah di wilayah kepulauan, Kabupaten Pangkep, Sulsel, belum memiliki buku nikah.

Hal itu berdasarkan laporan yang diterima Panitera Pengadilan Agama Pangkep, Amir Indarah, dari beberapa warga yang melapor ke kantornya.

"Iya laporan sementara ini kami terima ada 250 pasangan yang belum memiliki buku nikah khususnya dominan Kecamatan Liukang Tangayya," kata Amir ditemui Tribunpangkep.com di Rujab Bupati Pangkep, Rabu (17/5/2017).

Amir menyebut rinciannya. Pulau Karanrang 50 pasangan dan Liukang Tangayya sebelah Barat dan Selatan 200 pasangan.

"Kami akan ke sana untuk sidang keliling dan memberikan pemahaman terkait pentingnya buku nikah. Setelah itu, mereka didata dan mendaftarkan diri untuk mengikuti itsbat nikah," ujarnya.

Baca: Rekam e-KTP, Disdukcapil dan Kompak Sulsel Sisir Kepulauan Pangkep Usai Lebaran

Amir menyebutkan, salah satu penyebab tidak adanya buku nikah warga kepulauan Pangkep karena akses yang jauh sehingga pengurusan administrasi terhambat.

"Ada yang tinggal di pulau yang bisa dijangkau setelah menempuh 6 jam hingga 12 jam perjalanan. Soal akses jaringan juga jadi kendala," tuturnya.

Data Pengadilan Tinggi Agama Pangkep tahun 2017 ada 10 pasangan yang sudah diitsbat nikah.

Saat ini Pengadilan Agama Pangkep akan bekerja sama dengan Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan serta Kementerian Agama untuk melengkapi kebutuhan buku nikah, e-KTP warga kepulauan.(*)

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help