TribunTimur/
Home »

Luwu

Pria Bajo Kabupaten Luwu Terlahir Sebagai Pelaut, Ada yang Punya Mobil Ferrari

Bahkan, kata Marwan, salah satu tetangganya yang telah bertahun-tahun menjadi pelaut punya mobill Ferrari yang dibelinya di luar negeri.

Pria Bajo Kabupaten Luwu Terlahir Sebagai Pelaut, Ada yang Punya Mobil Ferrari
desy/tribunluwu.com
Kepala Kesbangpol Luwu, Alim Bachri 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Salah satu daerah di Sulsel yang warganya banyak berprofesi sebagai pelaut adalah Kecamatan Bajo dan Larompong, Kabupaten Luwu.

Hal ini dikatakan Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Luwu, Alim Bachry, saat ditemui tribunluwu.com di Aula Hotel Subur, Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara, Luwu, Selasa (16/5/17).

Namun, katanya, klaim tersebut bukan hasil pendataan resmi, hanya mengacu pada silsilah keluarga.

"Maksudku, disana (Bajo dan Larompong) banyak pelaut karena pekerjaan itu warisan nenek moyang mereka. Bisa dikatakan, generasi-generasi Bajo dan Larompong terlahir dari keluarga pelaut. Dan mereka sangat mencintai pekerjaan itu," ujar Alim.

Hal senada dikatakan Marwan, warga Desa Sampeang, Kecamatan Bajo,.

Dia membenarkan jika sangat banyak laki-laki Bajo berprofesi pelaut.

"Bahkan, di Kompleks Pasar Baru, Kelurahan Bajo, rata-rata semua pelaut. Rumahnya semua rumah batu (permanen) berlantai dua, mobilnya bukan Avanza tapi paling rendah Terios," jelasnya.

Bahkan, kata Marwan, salah satu tetangganya yang telah bertahun-tahun menjadi pelaut punya mobill Ferrari yang dibelinya di luar negeri.

"Ada tetanggaku punya Ferrari, pintunya bukan di samping, tapi dari atap terbuka ke depan. Pernah saya diajak naik mobil itu ke Palopo, mantap sekali. Harganya saya kurang tahu, tapi pajaknya saja Rp 15 juta per tahun," tuturnya.

Marwan, menjelaskan tiap desa di Kecamatan Bajo ada perwira atau kapten kapal milik perusahaan di luar negeri.

Desa-desa tersebut, ujarnya, yakni Desa Sampeang, Desa Pangi, Kelurahan Bajo, Desa Sampa, dan Desa Balla.

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help