TribunTimur/

Di Hadapan Guru se-Sulsel, None Minta Sekolah Tidak Jadi Kantor

Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sulsel, Irman Yasin Limpo meminta kepada guru untuk tidak menjadikan sekolah sebagai kantor.

Di Hadapan Guru se-Sulsel, None Minta Sekolah Tidak Jadi Kantor
Diwan
Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sulsel, Irman Yasin Limpo saatDiklat Excellent Service untuk Guru dan Pengawas dan Kepala Sekolah/Wakil Kepala Sekolah 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sulsel, Irman Yasin Limpo meminta kepada guru untuk tidak menjadikan sekolah sebagai kantor.

Hal ini dia sampaikan dalam Diklat Excellent Service untuk Guru dan Pengawas dan Kepala Sekolah/Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SMK Se- Sulawesi Selatan di Aerotel Smile, Jl Muchtar Lutfi, Makassar, Sulsel, Selasa (16/5/2017).

"Suatu waktu, saya kaget masuk ke sekolah dengan empat wakil kepala sekolah dengan 150 siswa. Dengan empat top manajemen dengan satu leader, akhirnya sekolah menjadi kantor," katanya

Sehingga, dia meminta sekolah jangan jadi kantor tapi menjadi proses belajar mengajar.

Tak hanya itu, dia meminta sekolah-sekolah untuk menunjukkan ciri khas masing-masing.

"Sekolah harus berbeda dan karena kita mempersiapkan masa depan. Kita tak boleh menceritakan masa lalu kita terhadap anak-anak karena kita mau menciptakan masa depan," katanya.

Sehingga, Diklat untuk wakil kepala sekolah bidang kehumasan ini penting untuk meningkatkan daya saing.

"Terutama menjual daya saing sekolah. Harus ada tematik, SMA 1 apa keunggulan nya, dan jangan disatukan unggulan itu dalam satu sekolah," katanya.

Sehungga, sekolah itu terjadi praktek yang tak berintegritas kalau hanya satu unggulan. (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Ilham Arsyam
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help