TribunTimur/

Curhat Perempuan dari Kampung Bonti Pangkep, Ingin Punya Keahlian Selain Bertani

Masna berharap pemerintah Kabupaten Pangkep melirik perempuan di Bonti untuk dibekali keahlian lain.

Curhat Perempuan dari Kampung Bonti Pangkep, Ingin Punya Keahlian Selain Bertani
munjiyah/tribunpangkep.com
Kaum perempuan di Kampung Bonti, Kelurahan Balocci Baru, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulsel, menginginkan keahlian yang sama seperti perempuan di daerah lain. 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Kaum perempuan di Kampung Bonti, Kelurahan Balocci Baru, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulsel, menginginkan keahlian yang sama seperti perempuan di daerah lain.

Pasalnya, perempuan di kampung itu hanya bisa bertani dan berkebun.

"Kita ini tidak menentu di sini, bertani itu yang utama khususnya menanam sayur, kacang tanah dan kedelai. Beginilah karena pendapatan suami juga tidak tetap karena mereka ada yang bertani, ada juga jadi kuli," kata warga setempat, Masna, kepada Tribunpangkep.com, Selasa (16/5/2017).

Baca: Warga Bonti Pangkep Masih Pakai Listrik Kadang Menyala Kadang Tidak, PLN Belum Ada

Masna menyebutkan, dari hasil bertani tidak cukup sehingga kaum perempuan di kampungnya juga harus mencari tambahan.

"Selain bertani kami juga bikin gula aren, itu minimal cukup beli telur atau tempe jika kami ke pasar tiap pekan," ujarnya.

Baca: Begini Perjuangan Ibu Hamil di Kampung Bonti Pangkep untuk Bersalin, Susuri Hutan, Hadapi Ular

Masna berharap pemerintah Kabupaten Pangkep melirik perempuan di Bonti untuk dibekali keahlian lain.

"Meskipun kami di gunung, kami juga ingin diberi keahlian seperti usaha bandeng tanpa duri (baduri) yang katanya itu omsetnya bagus," tutur Masna.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help