TribunTimur/

Bahaya, Begini Cara Baru Tangkap Ikan Nelayan di Pangkep

Ikan besar yang ditangkap dengan cara itu harus dibersihkan perutnya sebelum dijual di pasaran.

Bahaya, Begini Cara Baru Tangkap Ikan Nelayan di Pangkep
munjiyah/tribunpangkep.com
Mahasiswa asal pulau Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya Kabupaten Pangkep, Ramli 

TRIBUNPANGKEP.COM, LIUKANG TANGAYYA - Mahasiswa asal pulau Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya Kabupaten Pangkep, Ramli menemukan aktivitas terbaru nelayan di tempatnya yang cukup membahayakan.

Ramli menyebutkan, banyak nelayan memakai cara baru untuk mendapatkan ikan besar.

"Saya dengar, sudah banyak nelayan yang dulunya memancing, kini kerja bius dengan metode baru yaitu menyisipkan potasium sianida ke dalam perut ikan yang dijadikan umpan," ujarnya dikonfirmasi Tribunpangkep.com, Selasa (16/5/2017).

Dia menceritakan perut ikan kecil tersebut, dimasukkan potasium sianida atau kerap disebut dengan pupuk bawang.

Baca: Tiga Kali Juara Kejurda, Pebalap Motor Pangkep Ini Ternyata Penjual Sayur

Lalu, saat dimakan oleh ikan-ikan besar, maka ikan tersebut akan pingsan atau terapung.

"Jadi kalau tertelan ikan besar, ikan akan mati dan loyo jika sudah terapung di permukaan, nelayan akan tangkap dengan menggunakan tombak atau tangan," ucapnya.

Ramli menambahkan, ikan besar yang ditangkap dengan cara itu harus dibersihkan perutnya sebelum dijual di pasaran.

"Terkait dengan beracun atau tidak saya tidak bisa pastikan, jangan sampai ada sisa zat kimia yang tertinggal dalam perut ikan dan membahayakan bagi yang mengkonsumsinya," jelas Ramli.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help