TribunTimur/

Bumbu Khas Masakan Makassar dalam Kemasan Mulai Rp 20 Ribu

Bumbu khas lainnya yaitu sop saudara, kari, soto, dan rawon juga dibanderol dengan harga yang sama.

Bumbu Khas Masakan Makassar dalam Kemasan Mulai Rp 20 Ribu
HANDOVER
Dee Food

Laporan Wartawan Tribun Timur, Nurul Adha Islamiah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Produsen bumbu instan di Makassar mulai menyiapkan beragam kebutuhan bumbu khas untuk keperluan Ramadan dan lebaran 2017.

Salah satu pelaku usaha yang menggeluti bisnis di bidang ini adalah Dee Food di Jl Gagak, Makassar.

Owner Dee Food, Endang Purnamawaty menawarkan bumbu paccala', coto, toppa'lada, rendang, konro, pallubasa, kanre sanggara' mulai harga Rp 20 ribu per 200 gram.

Bumbu khas lainnya yaitu sop saudara, kari, soto, dan rawon juga dibanderol dengan harga yang sama. Untuk sekilo daging atau seekor ayam menggunakan satu liter air.

"Menjelang Ramadan dan lebaran, pemesanan bumbu khas mengalami peningkatan hingga 40 persen. Karena alasan praktis, higienis, bahan dasarnya berasal dari rempah asli dan segar menjadikan bumbu khas ini menjadi pilihan ibu-ibu," ujarnya kepada Tribun Timur, Senin (15/5/2017).

Beragam produknya dipasarkan di Koperasi MAN 2 Alauddin, Ruko Mercedes Sudiang, Toko Oleh-Oleh Sulawesi, Go-Food, dan sedang tahap persiapan masuk ke Lotte Mart.

Ia menjelaskan, awal terjun ke usaha ini karena sering bepergian ke luar Sulawesi Selatan. Bahan baku di negara ia kunjungi terbatas dan tidak segar.

"Teman-teman saya yang notabene orang Makassar kangen akan masakan khas daerah. Inilah yg menjadi awal dari ide saya untuk terjun ke usaha ini. Usaha ini telah ada sejak kami masih sekolah. Orang tua kami hobi memasak dan mencoba kuliner dari daerah manapun," ujar wanita kelahiran 1974 ini.

Menurutnya, salah satu cara agar bumbu khas Dee Food tetap eksis yaitu konsisten menjaga kualitas makanan dan rasa. (

Penulis: Nurul Adha Islamiah
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help