TribunTimur/
Home »

Techno

» News

Dampak Komputer Terinfeksi Ransomware WannaCry, Rumah Sakit Ini Terpaksa Bayar Rp 226 Juta

Sayangnya, kendati telah dua pekan berusaha, serangan ransomware tersebut masih belum teratasi.

Dampak Komputer Terinfeksi Ransomware WannaCry, Rumah Sakit Ini Terpaksa Bayar Rp 226 Juta - awas-ransomware_20170514_214502.jpg
kompas.com
Gambaran komputer korban yang diganti oleh ransomware Wanna Decryptor. (Avast Software)
Dampak Komputer Terinfeksi Ransomware WannaCry, Rumah Sakit Ini Terpaksa Bayar Rp 226 Juta - dampak-ransomware_20170514_214232.jpg
Avast Software
Tampilan wallpaper di komputer korban yang diganti oleh ransomware Wanna Decryptor. (Avast Software)

TRIBUN-TIMUR.COM- Akhir pekan ini, dua rumah sakit di Jakarta terjangkit program jahat jenis ransomware bernama WannaCry.

Malware bermodus menyandera data dan meminta tebusan uang itu telah mengunci sistem dan data pasien di RS Dharmais dan RS Harapan Kita.

Pembuat WannaCry meminta uang Rp 4 juta sebagai tebusan.

Belum ada informasi apakah kedua rumah sakit bersedia membayar tebusan yang diminta. Berbeda dengan rumah sakit di Hollywood Presbyterian Medical Center di Los Angeles, Amerika Serikat (AS).

Pihak rumah sakit tersebut rela merogoh kantongnya dalam-dalam pada Februari lalu.

Pihak rumah sakit harus mengeluarkan uang hingga 17.000 dollar atau sekitar Rp 226 juta demi menebus data yang disandera penyerang.

Baca juga: Dirut RSUD Padjonga Daeng Ngalle Takalar: Besok Kita Antisipasi Bersama Tim IT

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari New York Times, Minggu (14/5/2017), Presbyterian menjelaskan pihaknya membayar tebusan karena itu merupakan solusi tercepat.

Keberadaan WannaCry diketahui berada dalam jaringan komputer rumah sakit pada 5 Februari 2017 lalu.

Kemudian ransomware ini mengunci segala bentuk komunikasi elektronik di rumah sakit.

Halaman
123
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help