TribunTimur/

CITIZEN REPORTER

Ratusan Tukang dan Mandor di Malili Ikut Ujian Sertifikasi Bosowa-LPJK Sulsel

Namun sebelumnya, peserta dibekali ilmu terlebih dahulu baik berupa materi dan praktik.

Ratusan Tukang dan Mandor di Malili Ikut Ujian Sertifikasi Bosowa-LPJK Sulsel
CITIZEN REPORTER
Ratusan tenaga konstruksi di Malili kabupaten Luwu Timur kumpul di Dinas Pendidikan Luwu Timur, Jumat (12/5/2017). Kedatangan mereka untuk mengikuti sertifikasi Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi yang digelar Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Sulawesi Selatan, Biro Pembangunan Pemprov Sulsel dan BPJS Ketenagakerjaan Luwu Timur dan Bosowa Semen. 

Citizen Reporter, Muthmainnah Amri, External Relation Bosowa Semen Melaporkan dari Malili

TRIBUN-TIMUR.COM - Sebanyak 100 tenaga konstruksi di Malili kabupaten Luwu Timur kumpul di Dinas Pendidikan Luwu Timur, Jumat (12/5/2017).

Kedatangan mereka untuk mengikuti sertifikasi Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi yang digelar Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Sulawesi Selatan, Biro Pembangunan Pemprov Sulsel dan BPJS Ketenagakerjaan Luwu Timur dan Bosowa Semen.

Kegiatan berupa workshop selama tiga hari sejak Rabu (10/5/2017) ini ditutup dengan ujian sertifikasi. Namun sebelumnya, peserta dibekali ilmu terlebih dahulu baik berupa materi dan praktik.

Baca: Bosowa Semen Beri Penghargaan ke 500 Toko se-Sulselbar

Marcomm&Commercial Department Head Bosowa Semen, Imran Djamaluddin mengatakan kegiatan ini menjadi tahun keempat digelar. Hal ini sejalan dengan program Gubernur Sulsel untuk melahirkan 1000 tenaga kerja konstruksi tersertifikasi.

Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, mereka nantinya akan lebih paham dalam membangun sebuah konstruksi. Terlebih lagi, workshop ini juga menguji kompetensi para tukang dan mandor ini. Manajemen Bosowa Semen tak mau ketinggalan momen berharga ini.

Baca: Bekas Kantong Bosowa Semen Bisa Ditukar Uang

Dengan memberikan materi tentang pengenalan produk Bosowa Semen. Peserta diberikan pemahaman seputar semen, termasuk komposisi semen, profil Bosowa Semen serta memperkenalkan penggunaan dan aplikasi Bosowa Semen.

“Kegiatan ini untuk mencerdaskan para tukang dan mandor di Malili. Ini sebagai bentuk kepedulian kami akan kualitas para tukang demi menunjang pekerjaan mereka setiap hari. Apalagi jika mereka sudah memiliki pelanggan tetap, maka pelanggan mereka bisa puas tanpa was was akan pekerjaan mereka setelah mengikuti workshop ini,” ujarnya, Jumat (12/5/2017).

Selesai materi di kelas, peserta pun mengikuti praktek langsung di lapangan. Peserta mempraktekkan materi yang diberikan di kelas.

Dibagi dalam beberapa kelompok dari jumlah peserta yang datang, peserta langsung mempraktekkan cara mengukur pondasi, memasang kusen dan tegel serta pembesian. Memakai baju seragam berwarna merah dan biru bertuliskan Bosowa Semen, peserta nampaknya bersemangat.

Setelah peserta mengikuti uji kompetensi ini, mereka mendapatkan sertifikat dari LPJK Provinsi Sulsel. Plt Kabag Pembangunan Provinsi Sulsel, Nurhaedah mengatakan pelatihan ini sangat berguna agar nantinya para pekerja konstruksi tersebut berkompeten untuk bersaing dengan pekerja lainnya. Bahkan bisa bersaing dengan pekerja dari luar negeri.

Ia menambahkan kegiatan ini juga dapat melengkapi dari sisi legalitas. Sebab peserta yang hadir bisa dikatakan sudah terampil namun belum ada pengakuan secara administratif. Sebab keahlian dengan administrasi harus sejalan. Apalagi adanya pengadaan barang dan jasa persyaratan administrasi diwajibkan ada. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help