TribunTimur/
Home »

Techno

» News

Printer Epson ini Bisa Cetak 75 Ribu Tanpa Henti, Ini Harganya

Jumlah hasil cetak tinggi dengan biaya super rendah secara signifikan menekan biaya produksi serta mengurangi downtime

Printer Epson ini Bisa Cetak 75 Ribu Tanpa Henti, Ini Harganya
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD FADHLY ALI
Printer Epson resmi merilis printer inovatif bagi bisnis yang mampu menghemat biaya cetak. Printer dengan teknologi Replaceable Ink Pack System (RIPS) ini bernama WorkForce Pro FW-R8591. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Printer Epson resmi merilis printer inovatif bagi bisnis yang mampu menghemat biaya cetak. Printer dengan teknologi Replaceable Ink Pack System (RIPS) ini bernama WorkForce Pro FW-R8591.

Account Manager Healthcare Epson, Chandra Andi yang ditemui pada Indomedica Expo yang dihelat di Grand Clarion Hotel, Jumat (12/5/2017) mengklaim, printer tersebut menggunakan kantong tinta berkapasitas tinggi dibandingkan dengan katrid tinta tradisional.

"Satu set lengkap berisi 4 kantong tinta atau 800 milliliter, WF-R8591 mampu mencetak tanpa berhenti hingga 75.000 halaman baik untuk hitam dan berwarna. Istimewanya tanpa mengganti tinta," kata Chandra.

Jumlah hasil cetak tinggi dengan biaya super rendah secara signifikan menekan biaya produksi serta mengurangi downtime dengan siklus penggantian tinta frekuensi rendah.

"Selain itu, WF-R8951 hanya membutuhkan persediaan tinta dan kotak limbah tinta, tidak seperti printer laser yang menggunakan sebuah drum, unit transfer, dan unit fuser," ujar Chandra.

Ini dapay mengurangi biaya produksi kantor dan meminimalisir limbah, emisi karbon dioksida hingga 95%. Atau 4 kali lebih rendah dibanding dengan printer laser.

Di Makassar, Epson baru memajang produk terbarunya tersebut. "Sementara penjualan di Makassar melalui e-katalog. Harganya Rp 50 juta untuk standar normal dua pintu pemuat kertas. Kalau empat pintu dibanderol Rp 60 juta," katanya. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help