TribunTimur/

CITIZEN REPORTER

Buka Musypimwil Muhammadiyah Sulsel, Anwar Abbas Minta Kebangkitan Ekonomi Umat

Muhammadiyah, kata Anwar, harus dan tengah berupaya membangun perhatian pada soal ekonomi dan kewirausahaan.

Buka Musypimwil Muhammadiyah Sulsel, Anwar Abbas Minta Kebangkitan Ekonomi Umat
CITIZEN REPORTER
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM), Dr Anwar Abbas membuka musyawarah pimpinan wilayah (Musypimwil) Muhammadiyah Sulawesi Selatan di Gedung Diklat LPMP Sulsel, Kota Makassar, Jumat (12/5/2017) malam.

Kasri Riswadi

Sekretaris Majelis Pustaka dan Informasi PWM Sulsel

Melaporkan dari Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM-Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM), Dr Anwar Abbas membuka musyawarah pimpinan wilayah (Musypimwil) Muhammadiyah Sulawesi Selatan di Gedung Diklat LPMP Sulsel, Kota Makassar, Jumat (12/5/2017) malam.

Ratusan peserta dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se Sulsel, Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah, Pimpinan Majelis dan Lembaga PWM Sulsel, dan Pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) se Sulsel mengikuti pembukaan tersebut.

Asisten II Pemprov Sulsel juga hadir mewakili Gubernur dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya Dr Anwar Abbas mengatakan, kota Makassar dan Sulsel adalah kenangan yang takkan terlupakan baginya. Makassar adalah tuan rumah Muktamar 47 Muhammadiyah, dimana ia terpilih sebagai salah satu anggota PP Muhammadiyah, bahkan dirinya meraih suara terbanyak di Tanwir.

“Makassar ini jadi sejarah bagi saya dan Muhammadiyah, saya hampir jadi peraih suara terbanyak yang tak siap jadi ketua, namun itu hanya di Tanwir untung bukan di Muktamar," celotehnya.

Ia melanjutkan, mengapa dirinya menyebut Makassar bersejarah, karena melalui Muktamar 47 pula, dirumuskan pilar ketiga Muhammadiyah yaitu Ekonomi dan Bisnis, dimana sebelumnya Muhammadiyah hanya dilekatkan dengan pilar pendidikan dan kesehatan.

Muhammadiyah, kata Anwar, harus dan tengah berupaya membangun perhatian pada soal ekonomi dan kewirausahaan.

Halaman
12
Penulis: CitizenReporter
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help