TribunTimur/
Home »

Luwu

FOTO: Begini Kondisi Rumah Kakak Adik Yatim Piatu di Luwu yang Tak Mau Tinggalkan Sekolah

Irma sapaan akrab Irmayanti, kini tinggal berdua dengan adiknya Fitriani yang duduk di kelas VIII SMPN 1 Suli.

FOTO: Begini Kondisi Rumah Kakak Adik Yatim Piatu di Luwu yang Tak Mau Tinggalkan Sekolah - suli_20170511_222315.jpg
desy/tribunluwu.com
Kondisi rumah Irma dan Fitri, kakak beradik yatim piatu di Dusun Banawa, Kelurahan Suli, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu ini, cukup memprihatinkan.
FOTO: Begini Kondisi Rumah Kakak Adik Yatim Piatu di Luwu yang Tak Mau Tinggalkan Sekolah - suli1_20170511_222318.jpg
desy/tribunluwu.com
Kondisi rumah Irma dan Fitri, kakak beradik yatim piatu di Dusun Banawa, Kelurahan Suli, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu ini, cukup memprihatinkan.
FOTO: Begini Kondisi Rumah Kakak Adik Yatim Piatu di Luwu yang Tak Mau Tinggalkan Sekolah - suli_20170511_222457.jpg
desy/tribunluwu.com
Kondisi rumah Irma dan Fitri, kakak beradik yatim piatu di Dusun Banawa, Kelurahan Suli, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu ini, cukup memprihatinkan.
FOTO: Begini Kondisi Rumah Kakak Adik Yatim Piatu di Luwu yang Tak Mau Tinggalkan Sekolah - suli_20170511_222525.jpg
desy/tribunluwu.com
Kondisi rumah Irma dan Fitri, kakak beradik yatim piatu di Dusun Banawa, Kelurahan Suli, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu ini, cukup memprihatinkan.

TRIBUNLUWU.COM, SULI - Irmayanti (17), siswa kelas X SMKN 1 Suli, harus merasakan beratnya kehidupan bersama adiknya Fitriani, usai ditinggal wafat oleh kedua orangtuanya.

Bapak Irma, Amiruddin dan ibunya Radi, meninggal tepat di hari raya Idulfitri, 6 Juli 2016 lalu, karena kecelakaan lalu lintas di Desa Cimpu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu.

Irma sapaan akrab Irmayanti, kini tinggal berdua dengan adiknya Fitriani yang duduk di kelas VIII SMPN 1 Suli.

Kondisi rumah warisan orangtua yang kini ditinggali kakak beradik yatim piatu di Dusun Banawa, Kelurahan Suli, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu ini, cukup memprihatinkan.'

Tribunluwu.com kembali mengunjungi Irma dan Fitri, Kamis (11/5/2017).

Rumah peninggalan orangtuanya sama sekali tidak memiliki perabot.

Hanya lemari yang sudah lapuk termakan rayap yang berada di setiap ruang rumah.

Bahkan bagian dapur rumah masih beralaskan tanah berdinding bambu dan seng.

Hanya saja pada bagian atap dari seng terlihat baru usai direnovasi.

"Sudah diperbaiki kemarin pakai uang asuransinya orangtua," ujar Irma sapaan akrab Irmayanti.

Halaman
1234
Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help