TribunTimur/

Kuliner Makassar

Menu Baru Santika Makassar Ini Sungguh Mengiurkan, Olahan Ayam Asal Perancis

Kudapan ala wastern ini, bisa ditemui di Hotel Santika Jl Sultan Hasanuddin Makassar.

Menu Baru Santika Makassar Ini Sungguh Mengiurkan, Olahan Ayam Asal Perancis
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Karyawan Santika, Inda Sari memperlihatkan masakan asal Perancis, Chicken Marengo yang menjadi menu baru di Hotel tersebut, Jl Sultan Hasanuddin, Makassar, Selasa (9/5 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Chicken Marengo, masakan asal Perancis kian populer di Tanah Air, tidak terkecuali Makassar.

Kudapan ala wastern ini, bisa ditemui di Hotel Santika Jl Sultan Hasanuddin Makassar. Hotel bintang tiga ini menjajakannya ayam Marengo hingga akhir Mei.

Masakan yang mengambil bagian dada dan dicampuri dengan jamur kancing, saos tomat, bawang putih, cream cooking, dan parutan keju ini sungguh menggugah selera.

Pas kala disantap bersama nasi, dan tumisan buncis, wortel, dan kentang yang dipotong dadu, kian sempurna.

"Proses pembuatannya singkat. Yang buat lama itu, merebus ayamnya. Ayam lokal kita gunakan. Bumbu-bumbunya aman di pasaran," kata Fanis, Chef Executif Santika Makassar yang ditemui, Selasa (9/5/2017)

Baca: VIDEO: 72 Ibu-ibu Belajar Bikin Pizza di Santika

Baca: Begini Keseruan Santika Cooking Claas

Setelah di masak, khusus bagian dada tanpa tulang di slice jadi lima potongan.

Chicken Marengo, masakan asal Perancis kian populer di Tanah Air. Kudapan ala wastern ini, bisa ditemui di Hotel Santika Jl Sultan Hasanuddin Makassar.
Chicken Marengo, masakan asal Perancis kian populer di Tanah Air. Kudapan ala wastern ini, bisa ditemui di Hotel Santika Jl Sultan Hasanuddin Makassar. (TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD FADHLY ALI)

Ini sedikit beda dari beberapa menu yang dirilis Santika Makassar selama ini.

"Santika selama ini fokus pada masakan tradisional, menu baru ini pun klasik Perancis sayang bila dilewatkan. Harganya Rp 65 ribu per porsi," kata chef Fanis.

Selama sebulan, rata-rata menu yang ditawarkan terjual hingga 150 porsi.

"Jadi setiap hari ada 5 porsi yang laku," tambah Fanis. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help