TribunTimur/
Home »

Techno

» Apps

Pegusaha Digital Tak Wajib Berlatar IT, Bisa Siapa Saja Lho!

Yang harus diperlukan, kata dia, yakni ide, gagasan, serta seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat.

Pegusaha Digital Tak Wajib Berlatar IT, Bisa Siapa Saja Lho!
FADHLY
Ratusan peserta dari beberapa kampus dan umum ikut ambil bagian pada roadshow digital untuk face ignition kedua di Makassar, Minggu (7/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Meski terkesan serba canggih dan mengandalkan teknologi tinggi, ternyata untuk membuat startup digital tidak butuh latar belakang pendidikan Informasi dan Teknologi (IT).

Ini kerap tidak diketahui para calon startup founder, yang sebenarnya sudah punya niat dan tekad mendirikan startup digital.

"Co-founder Appreneurship Academy, Rahul Varshneya bilang kemapuan IT seperti coding bukanlah satu-satunya yang diperlukan untuk menjadi enterpreneur," kata Azhar Hasyim, Director E-bussines Komindo di sela Ignition kedua gerakan Nasional 1.000 startup digital di Makassar, Minggu (7/5/2017).

Yang harus diperlukan, kata dia, yakni ide, gagasan, serta seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat.

"Dalam startup digital, sangat sulit bila harus dikerjakan satu orang saja. makanya, dalam satu tim sangat baik bila ada yang tahu IT, promosi, akuntan, manajemen, dan hukum. Bila itu ada, selamat datang di startup digital," ujar Azhar.

Pada Ignition kedua kemarin diikuti ratusan peserta dari beberapa kampus dan umum. Pada face ini, peserta mendapat materi tentang pola pikir yang diperlukan untuk menjadi seorang enterpreneur.

Materi dibagi atas enam sesi dengan beberapa pembicara seperti, Enda Nasution (Founder Sebangsa Bersama), Lis Sutjiati (Staf Kementwrian Komunikasi dan Informasi), Sanny Gaddafi (CEO 8 Villages).

Ada juga Novita Kumala Sari (VP IMA Makassar), Muh Iqbal Aribaskara (CEO Oray Studio), Adi Saidullah (Founder Mallsampah.com) Akbar Zakaria (Co-Founder Revi.us), Budi Kamrul (Founder Tanyabudi.com), dan Prasetyo Andy Wicaksono (Head of IT Development Jakarta Smart City).

"Sampai saat ini Makasssr masih banyak yang memiliki pemikiran kalau ingin membuat startup harus punya latar belakang atau harus ahli di bidang IT. Padahal sebenarnya tidak, dan hal inilah yang perlu kita ubah," kata Kasman Suherman koordinator Gerakan 1.000 Startup Digital. (*)

Tags
startup
Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help