TribunTimur/
Home »

News

» Jakarta

Pilgub DKI Jakarta

Pernah 'Musuhan' Prabowo saat Pilpres, Inilah Sebab Anies Tiba-tiba Dipakai Lawan Ahok dan Menang

Setelah memastikan persetujuan Prabowo, Aksa telepon JK, minta penguatan.

Pernah 'Musuhan' Prabowo saat Pilpres, Inilah Sebab Anies Tiba-tiba Dipakai Lawan Ahok dan Menang
TRIBUNNEWS.COM
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta terpilih usungan Partai Gerindra, Anies Rasyid Baswedan. 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Founder Bosowa Corporindo, Aksa Mahmud (73), akhirnya bicara tentang pencalonan Anies Rasyid Baswedan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode tahun 2017 hingga 2022.

Aksa dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto adalah tokoh kunci di balik paket Anies dan calon Wakil Gubernur, Sandiaga Uno.

Aksa membenarkan bahwa Wakil Presiden RI, Muhammad Jusuf Kalla (JK) juga bicara dengan Prabowo sebelum paket Anies dan Sandi, sapaan Sandiaga, diresmikan.

Cerita Aksa itu disampaikan secara kebetulan di gedung kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih nomor 430, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (4/5/2017 ) malam.

Di sela kunjungan Wakil Ketua MPR RI periode tahun 2004 hingga 2009 di kantor Tribun bersama Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Prof Dr Yos Johan Utama SH M Hum dan 10 guru besar, cerita itu terungkap.

Awalnya, seorang guru besar Undip memperlihatkan kepada Aksa berita online melalui telepon selulernya.

“Ini, Pak. Pak Romi (Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy) bilang, Bapak yang yang pertama kali diajukan Anies Baswedan,” kata seorang Guru Besar Undip sambil mendekatkan layar telepon selulernya kepada Aksa.

“Jadi, begini ceritanya. Cukup lama juga untuk meyakinkan Pak Prabowo bahwa Pak Anies ini harus kosong satu, tapi setelah kita lakukan beberapa kali pertemuan dan Prabowo sudah setuju, saya telepon Pak JK ke Amerika, saya minta bicara dengan Prabowo. Lalu bicaralah JK ke Prabowo. Pak JK hanya bilang, ‘Kalau mau menang, Anies kosong satu’. Itu saja yang dibilang Pak JK,” kata Aksa disambut tawa Rektor Undip dan 10 guru besar.

Rombongan Rektor Undip berkunjung di gedung kantor Tribun setelah berziarah di Makam Pahlawan Nasional, Raden Mas Ontowiryo atau yang dikenal dengan Pangeran Diponegoro (1785-1855) di Jl Pangeran Diponegoro, Kelurahan Melayu, Kecamatan Wajo, Makassar.

Ziarah ini difasilitasi oleh Aksa yang juga anggota Majelis Wali Amanah (MWA) Undip, Semarang, Jawa Tengah.

Halaman
1234
Penulis: AS Kambie
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help