TribunTimur/

LAK Sulbar Desak Polda Tetapkan Tersangka Korupsi Dana APK di KPU

Ia menilai Polda Sulbar selama ini lamban dalam mengusut tuntas kasus tersebut.

LAK Sulbar Desak Polda Tetapkan Tersangka Korupsi Dana APK di KPU
nurhadi/tribunsulbar.com
Ketua Laskar Anti korupsi (LAK) Sulbar, Muslim Fatillah Azis 

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Ketua Laskar Anti korupsi (LAK) Sulbar, Muslim Fatillah Azis, mendesak pihak penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Sulbar, untuk tidak menunda-nunda dan segera mengusut tuntas kasus dugaan korupsi Alat Peraga Kampanye (APK) di KPU Sulbar yang merugikan keuangan negara kurang lebih Rp 9 miliar.

Ia menilai Polda Sulbar selama ini lamban dalam mengusut tuntas kasus tersebut.

Ia juga menilai berkas kasus tersebut hampir berkarat di meja penyidik namun hingga kini kasus tersebut seperti tertelan bumi, padahal menurut Muslim kasus ini bisa menjadi kotak pandora atau pintu masuk untuk menemukan dugaan korupsi dana hibah pilkada Sulbar yang anggarannya sangat besar, hingga Rp.103 Miliar.

”Kami mendesak penyidik Kepolisian Daerah Sulbar untuk segera mengusut tuntas kasus yang merugikan negara ini, jangan sampai publik menilai bahwa penyidik Polda Sulbar tidak serius menangani kasus ini," kata Muslim kepada TribunSulbar.com, Jumat (6/5/2017).

Menurutnya tidak ada lagi alasan Polda Sulbar untuk tidak segera menuntaskan kasus yang melibatkan empat orang ini.

"Alasan Polda selama menunda proses kasus ini karena Pilgub, nah sekarang Pilgub telah usai sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak segerah menetapkan nama tersangka kasus ini," ujar Ketua PAC Ansor Mamuju.

"Selain Korupsi Alat peraga kampanye (APK) kami juga menduga kuat telah terjadi perbuatan tindak pidana korupsi di Item kegiatan lainnya di KPU Sulbar seperti, Biaya Perjalanan Dinas Komisioner KPU, pengadaan blangko pemutakhiran data, percetakan surat suara, pengadaan alat kantor, dan anggaran pelaksanaan sosialisasi.

"Untuk itu kami juga mendesak agar dugaan perampokan uang negara secara berjamaah tersebut dapat secepatnya diusut tuntas sampai keakar-akarnya dan menyeret para penjahat negara tersebut ke balik jeruji besi," tuturnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help