TribunTimur/

Berkas Kasus Narkoba Udin Golgo Belum Dilimpahkan, Ini Alasan Polisi

Berkas tahap I masih proses perampungan dari penyidik Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar.

Berkas Kasus Narkoba Udin Golgo Belum Dilimpahkan, Ini Alasan Polisi
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Sejumlah pengedar dan pemakai narkoba mengikuti acara ekspose pengungkapan kasus yang berlangsung di halaman Mapolrestabes Makassar Jl Ahmad Yani, Rabu (15/3). Sebanyak 16 tersangka dibekuk dalam beberapa hari terakhir oleh satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar. Beberapa di antaranya yang diringkus yakni anak di bawah umur dan salah satunya mantan anggota DPRD Makassar, Rafiuddin Kasude atau yang biasa dikenal Udin Golgo. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Hampir dua bulan pasca tertangkap, kasus kepemilikan sabu mantan Legislator Makassar, Rafiuddin Kasude alias Udin Golgo belum dilimpahkan dari Polrestabes Makassar ke Kejaksaan.

Berkas tahap I masih proses perampungan dari penyidik Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar.

Kasat Res Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika, mengatakan jika belum rampungnya berkas lantaran menumpuknya kasus lainnya yang telah ditangani sejak November 2016 lalu.

Baca: Kejari Makassar Tunjuk Dua Jaksa Senior Tangani Kasus Udin Golgo

"Kita kekurangan penyidik sedangkan berkas yang ada sementara 175 dari berbagai kasus sejak November lalu masih diselesiakan," ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (5/5).

Diari menegaskan jika penyidik tak membeda-bedakan kasus yang ditangani. Sehingga kasus yang melibatkan Udin Golgo juga harus antri untuk diselesaikan.

Baca: Kejari Makassar Pelajari Berkas Udin Golgo

Namun Diari menegaskan jika pekan depan penyidik akan melimpahkan berkas tahap I ke Kejaksaan. "Minggu depan akan kita limpahkan berkas tahap satunya," singkatnya.

Mantan anggota DPRD Makassar, Rafiuddin Kasude alias Udin Golgo yang diringkus Satuan Narkoba Polrestabes Makassar atas kepemilikan narkoba, dijerat pasal berlapis.

"Tersangka Udin Golgo dan lima rekanya kita kenakan pasal 112 dan 114 tentang narkotika," kata Diari beberapa waktu lalu.

Sesuai pasal itu, kata perwira satu bungan ini menjelaskan para tersangka terancam pidana hukuman mati atau pidana penjara paling lama 20 tahun penjara.

Tersangka diindikasi menyimpan dan atau menguasai narkotika jenis sabu sabu.

Udin Golgo sebelumnya tertangkap menyimpan saset sabu dan airsoftgun di kamar rumahnya Jl Cakalang Kecamatan Ujung Tanah, Selasa (14/3) dini hari.

Di tangan pelaku ditemukan barang bukti berupa sachet berisi sabu, alat isap dan dua pucuk senjata air softgun. Tak hanya Udin Golgo, Polisi juga menangkap lima orang pelaku lainya. Empat diantaranya berusia dewasa, dan satu orang masih anak dibawa umur. (*)

Penulis: Alfian
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help