TribunTimur/
Home »

News

» Jakarta

Ahok Tolak Program Anies-Sandi Dibiayai Pemerintah, Berikut Alasannya

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Tuty Kusumawati mengatakan

Ahok Tolak Program Anies-Sandi Dibiayai Pemerintah, Berikut Alasannya
HANDOVER
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bertemu dengan bakal penggantinya, Anies Baswedan. Didampingi Erwin Aksa, Anies datang ke Balai Kota Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017) sekitar pukul 09.30 WIB. 

 JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama tidak bisa memasukan program Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam APBD-Perubahan DKI 2017.

Misalnya seperti program DP 0, Ahok mengaku tak bisa memasukan program itu selama dia masih menjabat.

"Kalau usul soal mesti sediakan uang DP 0 persen, ya enggak masuk akal buat kita beli rumah. Menyediakan uang, warga bisa cari rumah sendiri, boleh beli sendiri, ya menyalahi aturan, kita enggak bisa," ujar Ahok (sapaan Basuki) di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (5/5/2017).

Ahok meminta Anies dan Sandi untuk menjalankan program tersebut setelah mereka resmi menjabat saja.

Artinya, kata Ahok, program tersebut dimasukan ke dalam APBD DKI 2018.

"Kalau dia mau bikin, ya silahkan dia bikin sendiri. Duit dari mana? Semua warga boleh cari rumah sendiri, DP 0 persen, cicilan bunga 0 persen, dari mana? Kita enggak bisa," ujar Ahok.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Tuty Kusumawati mengatakan, APBD-P DKI 2017 masih dalam tahap inventarisasi.

Pemprov DKI akan melakukan percepatan dalam penyusunan APBD-P 2017.

"Kita akan lakukan percepatan, kalau jadwal normatif kan dikirim (ke DPRD DKI) saja kan Agustus," ujar Tuty.

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help