TribunTimur/

Kata Suryanto Sebelum Bunuh Pacarnya Soniya

"Luka tusuknya itu dalam semua dan kira-kira lebih dari 10 cm. Dan yang paling rawan dan bahaya itu yang berada di bagian dada," terangnya.

Kata Suryanto Sebelum Bunuh Pacarnya Soniya
Facebook
Soniya mahasiswi Universitas Binda Darma korban pembunuhan oleh pacarnya sendiri 

TRIBUN-TIMUR.COM- Kisah Kasih antara Soniya Priska Pratiwi (19) jalan Sukawinatan RT 62 / 10 Palembang dan Suryanto alias Kempol (25) berakhir tragis, Sabtu (29/4/2017).

Soniya meninggal dengan empat tusukan di bagian perut dan dada di rumah pacarnya sendiri, di Jalan Tut wuri Handayani RT 62 RW 10 Sukawinatan Palembang.

Dari pengakuan saksi mata, Fatimah (33) yang tidak lain adalah keluarga korban menyampaikan pelaku sempat menyampaikan niat untuk menikahi korban.

"Dio itu ngomong nak nikahi Nia, langsung dijawab ibunya, tidak akan merestui, kalau mau melamar datang baik baik ke rumah," ungkapnya menirukan ucapan ibu korban Nuryatmi (43).

Ia melanjutkan usai mendapatkan ucapan tersebut pelaku marah dan menarik korban ke dalam rumah.

Postingan terakhir Suryanto mengungkapkan perasaannya.
Postingan terakhir Suryanto mengungkapkan perasaannya. (Instagram)

Keduanya lantas masuk ke dalam kamar dan terjadilah tindakan penusukan yang dilakukan pelaku.

Dari luar kamar, terdengar suara gaduh dan percekcokan antara korban dan pelaku.

Hingga akhirnya, ibu korban dan dirinya mendobrak pintu dan mendapati Suryanto tengah menendang tubuh korban yang telah bersimbah darah.

"Pelaku langsung Lari keluar, usai mendengar teriakan ibu korban, sementara keluarga langsung membawa korban ke RS Myria Palembang namun nyawanya tidak tertolong," jelasnya.

Wanita yang juga tinggal di kediaman Soniya itu menjelaskan konflik antara pelaku dan keluarga korban telah berlangsung lama.

Halaman
1234
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help