TribunTimur/
Home »

Opini

opini

Menumbuhkan Sikap Kritis Pemirsa Televisi

Setiap media massa memiliki mekanismenya sendiri untuk menentukan apa yang akan disampaikan kepada publik.

Menumbuhkan Sikap Kritis Pemirsa Televisi
Muhammad Hasrul Hasan 

Oleh: Muhammad Hasrul Hasan
Koordinator Bidang Perizinan KPID Sulawesi Selatan

Istilah nmedia literacy mungkin belum begitu akrab di telinga kita. Masyarakat mungkin masih terheran dan kurang paham jika ditanya apa sebenarnya media literacy tersebut.

Para ahli pun memiliki konsep yang beragam tentang pengertian media literacy. Mc Cannon mengartikan media literacy sebagai kemampuan secara efektif dan secara efesien memahami dan menggunakan komunikasi massa (Strasburger & Wilson, 2002).

Istilah literasi media juga dapat disamakan dengan istilah ’melek media’. Sebagai indikator bahwa secara individu seseorang atau suatu masyarakat sudah memahami literasi, yakni mampu memilih (selektif) dan memilah (mengkategori/mengklasifikasi) media, mana yang manfaat mana yang mudarat.

Perlu disadari ketika individu tidak memiliki informasi tentang suatu peristiwa dari sumber atau referensi lain selain media, besar kemungkinan individu tersebut beranggapan peristiwa tersebut sama dengan realitasnya.

Padahal kenyataannya tidak selalu demikian. Dalam hal ini penting artinya mengajak individu bersikap “terbuka” untuk memperluas pengetahuannya agar individu memiliki alternatif pilihan bagaimana memahami peristiwa yang ditampilkan di media.

(BACA juga opini: Zakir Naik dan Keindonesiaan)

Dampak dari pemberitaan atau pun sebuah program acara yang disiarkan oleh media penyiaran kepada publik pada dasarnya akan menjadi negatif atau positif tergantung dari bagaimana publik ataupun pemirsa menerima pesan tersebut dan memaknainya.

Setiap media massa memiliki mekanismenya sendiri untuk menentukan apa yang akan disampaikan kepada publik.

Oleh sebab itu, selain fokus melakukan pelayanan perizinan dan pengawasan isi siaran, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulawesi Selatan periode 2017-2020 juga akan memusatkan perhatiannya untuk melakukan pendidikan literasi media.

Halaman
123
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help