Lokasi Ledakan Mortir di Tompobulu, Digunakan TNI AD untuk Latihan
Seorang keluarga korban, Bahar mengatakan, Wawan terkena percikan mortir saat sementara mengembala sapi. Mortir tersebut diduga dipasang oleh TNI AD
Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Korban ledakan ledakan mortir di Dusun Balocci, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Maros, pukul 11.30 wita, Wawan Darmawan (16) menjalani perawatan di RSUD Salewangang, Minggu (23/4/2017).
Dia dirujuk oleh Puskesmas Pucak Tompbulu ke RSUD Salewangang, setelah mendapatkan pertolongan pertama oleh petugas medis.
Seorang keluarga korban, Bahar mengatakan, Wawan terkena percikan mortir saat sementara mengembala sapi. Mortir tersebut diduga dipasang oleh TNI AD saat sementara latihan.
Baca: BREAKING NEWS: Mortir Meledak di Tompobulu Maros, Satu Korban Dievakuasi ke Puskesmas Pucak
"Dia kena ledakan mortir saat sementara mengembala sapi. Memang lokasi itu sering di tempati tentara untuk latihan. Tapi mungkin, Tentara lupa kalau masih ada mortir terpasang," katanya.
Bahar menyampaikan, bisanya sebelum latihan, Tentara tersebut menyampaikan kepada warga supaya tidak mendekat ke lokasi. Namun saat kejadian, tidak ada aktivitas Tentara.
"Biasaya kalau ada mau latihan, biasa ada penyampaian ke warga supaya tidak datang ke lokasi itu. Saat kejadian tidak ada juga yang latihan, tapi ada ledakan," katanya.
Baca: Satu Warga Balocci Maros jadi Korban Ledakan Mortir
Jika lahan tersebut tidak digunakan lagi oleh TNI, warga kembali menggunakannya dan membawa ternaknya untuk mencari rumput.
Belum ada konfirmasi dari pihak TNI AD terkait kasus tersebut.