Pilkada Takalar 2017

Kuasa Hukum Syamsari: 90 Persen Gugatan Bur-Nojeng Ditolak MK

Pihak penggugat maupun pihak tergugat sama-sama merasa yakin akan mampu memenangkan sidang perselisihan hasil Pilkada.

Kuasa Hukum Syamsari: 90 Persen Gugatan Bur-Nojeng Ditolak MK
reni/tribuntakalar.com
Pasangan Bur-Nojeng dan SK-HD. 

TRIBUNTAKALAR.COM, PATTALASSANG - Pembacaan hasil putusan perselisihan hasil pilkada Kabupaten Takalar akan dibacakan pada Rabu (26/4/2017) mendatang.

Pembacaan putusan tersebut usai sidang pembuktian pihak penggugat pasangan calon bupati, Burhanuddin B- M Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng) dan pihak tergugat KPU Takalar bersama pasangan calon bupati, Syamsari Kitta- Ahmad Se're (SK-HD) pada minggu lalu.

Pihak penggugat maupun pihak tergugat sama-sama merasa yakin akan mampu memenangkan sidang perselisihan hasil Pilkada.

"Keterangan saksi kami sinkron dengan apa yang selama ini kita jelaskan tidak ada yang bertolak belakang dengan pernyataan KPU, sehingga kami yakin dan optimis pasti bisa menang pada 26 April mendatang. Tapi meskipun begitu ya kita tunggu sajalah keputusannya nanti seperti apa," ujar Kuasa Hukum KPU Takalar, Mappinawang, Jumat (21/4/2017).

Senada dengan pernyataan KPU Takalar, kuasa hukum SK-HD juga kian optimis gugatan Bur-Nojeng akan ditolak oleh Mahkamah Konstitusi.

"Kalau kita memperhatikan persidangan ketiga pemeriksaan pokok perkara dan saksi-saksi semua pihak maka kami berkesimpulan 90 persen gugatan HB-HN ditolak secara keseluruhan. Alasanya semua saksi yan g mereka hadirkan tidak bisa membuktikan adanya kecurangan selama proses pemungutan suara. Jadi PSU yang mereka harapkan itu semua tidak akan dikabulkan," pungkas kuasa hukum SK-HD, Abdullah Hasan.

Sedangkan dari pihak penggugat Bur-Nojeng, melalui kuasa hukumnya Syamsuardi pun menyatakan optimisme bahwa gugatnnya akan dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi dan Pemungutan Suara Ulang (PSU) akan dilakukan pada TPS yang selama ini dipermasalahkan.

"Kalau kita sih yakin gugatan akan diterima melihat dari proses pembuktian kita selama ini, dan kalau kita menang berarti gugatan kita dikabulkan yakni pemungutan suara ulang (PSU) dan itu semakin memperbesar peluang kita untuk memenangkan Pilkada," Jelas Kuasa Hukum Bur-Nojeng Syamsuardi.

Putusan Mahkamah Konstitusi terkait perkara hasil pemilu merupakan keputusan final dalam pemilihan kepala daerah.

Penulis: Reni Kamaruddin
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help