TribunTimur/

Kalapas Kelas IIA Palopo Butuh Pegawai Perempuan, Tak Bisa Periksa Pembesuk Wanita Seenaknya

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kota Palopo Kusnali mengaku kekurangan pegawai perempuan.

Kalapas Kelas IIA Palopo Butuh Pegawai Perempuan, Tak Bisa Periksa Pembesuk Wanita Seenaknya
Hamdan Soeharto/tribunpalopo.com
Kepala Lapas Kelas II A Kota Palopo, Kusnali. 
TRIBUNPALOPO.COM, TELLUWANUA- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kota Palopo Kusnali mengaku kekurangan pegawai perempuan.
Lapas Palopo saat ini diawaki 55 pegawai.
Hanya empat di antaranya pegawai perempuan.
"Kami hanya punya empat tenaga wanita, kalau ada pembesuk wanita kami tidak bisa memeriksa seenaknya,
olehnya itu kami membutuhkan tambahan petugas wanita," kata Kusnali saat ditemui Tribunpalopo.com di ruang kerjanya, Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Telluwanua, Palopo, Jumat (21/4/2017).
Dia mengantisipasi peredaran narkoba lewat perempuan yang membesuk binaan Lapas.
"Kami kawatir dengan adanya peredaran narkoba di dalam lapas. Selama ini sudah ada beberapa yang kami temukan dan itu kebanyakan dipenjara wanita,
untuk meningkatkan pengawasan kami kekurangan petugas wanita," ujar Kusnali.
Data Kusnali, Lapas Kelas IIA Kota Palopo saat ini dihuni 535 tahanan
"Telah over kapasitas," katanya. (*) 
 
Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help