TribunTimur/

Hari Kartini 2017

Begini Cara Pendiri Panti Asuhan Al-Muhlisin Sudu Enrekang Maknai Hidupnya

Meskipun tak mengenyam pendidikan tinggi, dia bersama suaminya, H Rusman mampu mendirikan Panti Asuhan Al Muhlisin Sudu, Kecamatan Alla

Begini Cara Pendiri Panti Asuhan Al-Muhlisin Sudu Enrekang Maknai Hidupnya
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Pendiri Panti Asuhan Al- Muhlisin Sudu, Hj Tima. 

Dari pengalaman itulah, dia mendapat banyak pengalaman ilmu berdagang.

Dan akhirnya, dia bisa menjadi pedagang yang berhasil seperti saat ini.

"Dulu saya pernah berjanji, suatu saat nanti akan membantu orang susah seperti saya, akhirnya diwujudkan dengan mendirikan panti asuhan ini," ucapnya.

Saat ini, Panti Asuhan Al Muhlisin Sudu, sudah memiliki 33 anak binaan dan semuanya umur sekolah.

Yang asal kampungnya beragam, bahkan ada yang berasal dari Aceh dan Papua.

Dia menjelaskan, bangunan dan sarana prasarana panti asuhan masih merupakan swadaya keluarga dan donatur.

"Ada juga bantuan dari Dinas Sosial Propinsi, lembaga dari Jerman, terakhir ini Baznas Enrekang," tutur Hj Tima.

Dia menambahkan, kebutuhan yang mendesak untuk panti asuhannya adalah tenaga pembina keagamaan dan keterampilan.

"Tapi yang paling krusial ini belum ada kartu jaminan kesehatan dan pendidikan untuk para anak binaan," tutupnya.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help