Home »

Lutra

Petani Luwu Utara Keluhkan Kelangkaan Pupuk

Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Luwu Utara menyebut kelangkaan tersebut disebabkan kurangnya pasokan pupuk bersubsidi dari pro

Petani Luwu Utara Keluhkan Kelangkaan Pupuk
chalik/tribunlutra.com
Kepala Dinas TPHP Luwu Utara Agussalim Lambong. 

TRIBUNLUTRA.COM, MAPPEDECENG - Petani di wilayah Luwu Utara, Sulsel, mengeluhkan kerap terjadinya kelangkaan pupuk bersubsidi.

Dani, petani asal Kecamatan Mappedeceng mengaku kerap kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi.

"Apalagi kalau musim tanam, pupuk sangat sulit ditemukan," ucap Dani kepada TribunLutra.com, Kamis (20/4/2017).

Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Luwu Utara menyebut kelangkaan tersebut disebabkan kurangnya pasokan pupuk bersubsidi dari provinsi.

"Masalahnya yang kita usulkan di RDKK (rencana definitif kebutuhan kelompok) tidak sesuai dengan pupuk yang datang," kata Kepala Dinas TPHP Luwu Utara Agussalim Lambong.

Dia merinci, pupuk urea yang diusulkan dalam RDKK sebanyak 16.100 ton.

"Namun yang datang hanya 14.000 ton," katanya.

Sedangkan NPK diusulkan 14.800 ton namun yang datang hanya sekitar 7.800 ton.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help