TribunTimur/

Ini Tips Sukses Pengusaha Sarang Walet di Takalar

Selama satu tahun dua bulan, burung walet yang keluar masuk ke penangkarannya hanya satu ekor.

Ini Tips Sukses Pengusaha Sarang Walet di Takalar
Reni Kamaruddin/tribuntakalar.com
Pengusaha Walet di Takalar, Muhammad Bakri Yusuf. 

TRIBUNTAKALAR.COM, PATTALASSANG - Menjalankan usaha budidaya sarang burung walet sangat menjanjikan bagi Muhammad Bakri Yusuf.

Dengan bermodal Rp 20 juta untuk peralatan budidaya sarang walet, Ia mulai menjalankan bisnis yang terbilang membutuhkan tenaga kerja tersebut.

Pada awal merintis usaha, Yusuf terkendala memanggil burung walet masuk ke penangkaran yang telah disiapkannya.

Selama satu tahun dua bulan, burung walet yang keluar masuk ke penangkarannya hanya satu ekor.

Namun, Ia tidak putus asa begitu saja.

Baca: Dirikan KSM Lipang Bajeng di Takalar, Satmawati Sulap Sampah Jadi Hiasan

"Semua ini Tuhan yang mengatur jadi yang paling banyak saya lakukan berdoa," kata Yusuf ketika ditemui di kediamannya, Lingkungan Kalampa, Kelurahan Kalabbiran, Kecamatan Pattalassang, Takalar, Kamis (20/4/2017).

Puluhan burung walet mulai bertengger di penangkarannya di tahun kedua.

"Semua yang mengatur itu Tuhan jadi kita harus banyak berdoa, kalau belum berhasil harus banyak bersabar dan tidak boleh pelit berbagi ilmu dengan orang lain," tutur Yusuf.

Saat ini, Bakri Yusuf banyak dipanggil oleh warga Takalar maupun luar Takalar untuk membuat penangkaran sarang walet.(*)

Penulis: Reni Kamaruddin
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help