TribunTimur/

Hari Kartini

Emansipasi Jangan Salah Letak

Ia banyak belajar dari sosok Kartini yang yang berasal dari pendidikan keluarga. Di mana peran ibu sangat vital.

Emansipasi Jangan Salah Letak
HANDOVER
Direktur PT Tri Artha Mandiri, Hasnawani 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Sosok ramah melekat dalam diri Direktur PT Tri Artha Mandiri, Hasnawani. Saat Tribun Timur bertandang ke kantornya di bilangan Jl Urip Sumoharjo, Kamis (20/4/2017), senyum dan candanya selalu terlotar membuat suasana kian santai.

Ketua Validasi, Verifikasi, dan Assesment (VVA) Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Indonesia (ATAKI) Sulsel ini, memaknai Hari Kartini yang diperingati tiap 21 April sangat luas. Karena banyak pesan positif yang disampaikan lewat perjuangan yang telah dibangun oleh Kartini muda pada masanya.

"Perempuan masa kini selayaknya bangga dan puas karena Kartini menjadi pelopor untuk sebuah kemajuan wanita terutama di Indonesia. Tidak cukup dimaknai sebatas perayaan semata, namun lebih dari itu," ujar Anna sapaan karibnya.

Ia banyak belajar dari sosok Kartini yang yang berasal dari pendidikan keluarga. Di mana peran ibu sangat vital. Makanya harus dibekali dengan pengetahuan dan pendidikan yang berkualitas.

"Emansipasi yang diinginkan bukanlah Untuk menyaingi kaum pria bukan juga emansipasi tanpa batas. Tetapi kesetaraan dalam mndapatkan hak dan pendidikan yang sama," kata ibu satu anak ini.

Komisaris PT Borneo Artha Graha ini melihat, kebanyakan perempuan menafsirkan perjuangan emansipasi adalah untuk memperoleh kesetaraan gender.

"Menurutku, ini kesalahpahaman. emansipasi seperti ego kaum wanita, karena keberhasilannya dalam karier bukanlah tujuan utama kita. Sunggu tugas wanita sangatlah berat, bahkan sangat mulia dibanding sibuk menyerukan emansipasi yang salah letak," ujar wanita yang hobi traveling itu. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help