TNP2K Pangkas Jatah Raskin di Soppeng

Kepala Desa Timusu Firdaus mengatakan, jumlah penerima Raskin awal tahun 2017 sebanyak 410 Kepala Keluarga (KK) khusus di Desa Timusu.

TNP2K Pangkas Jatah Raskin di Soppeng
Ivan Ismar/tribunlutim.com
Raskin bulog yang rusak di kantor Desa Ussu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Jumat (21/10/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sudirman

TRIBUN-TIMUR.COM, SOPPENG - Jumlah penerima Beras Miskin (Raskin) di Desa Timusu berkurang sampai 18 Kepala Keluarga (KK).

Kepala Desa Timusu Firdaus mengatakan, jumlah penerima Raskin awal tahun 2017 sebanyak 410 Kepala Keluarga (KK) khusus di Desa Timusu.

Jumlah tersebut berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Namun Raskin belum sempat dibagikan, tiba - tiba ada pengurangan penerima Raskin di Timusu menjadi 392 KK. Jumlah tersebut juga berdasarkan TNP2K yang baru dikeluarkan oleh Kementrian Sosial (Kemensos).

"Kami sudah janjikan masyarakat untuk menerima Raskin, dan mereka juga sudah mengisi kuisioner. Namun, belum sempat dibagikan, tiba - tiba jumlah penerima raskin berkurang," ujar Firdaus.

Bahkan ia menilai, data baru yang dikeluarkan oleh TNP2K seakan Pemberi Harapan Palsu (PHP) bagi masyarakat yang sudah dijanjikan.

Bahkan bukan cuma Desa Timusu yang mengalami pengurangan jatah raskin, tapi sejumlah desa lainnya di Soppeng, ada yang kehilangan jatah raskin 30 - 40 KK.(*)

Penulis: Sudirman
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help