TribunTimur/

Mahasiswa ISI Surakarta akan Teater Siri' Bola di Maros

Sebelumnya karya ini telah digarap ke dalam bentuk film eksprimenral berbasis ento documentary oleh Pangkarya bersama Tanayya Art Production.

Mahasiswa ISI Surakarta akan Teater Siri' Bola di Maros
HANDOVER
Mahasiswa Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Muhajir akan menampilkan karya monumentalnya yang berjudul Siri'na Bola/Balla' sebagai syarat untuk meraih gelar magister. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mahasiswa Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Muhajir akan menampilkan karya monumentalnya yang berjudul Siri'na Bola/Balla' sebagai syarat untuk meraih gelar magister.

Pertunjukan bertajuk teater eksprimental ini akan dilaksanakan pada tanggal 29 April mendatang di Dusun Tanatakko, Desa alatengae, Kabupaten Maros Sulawesi Selatan

Muhajir dibimbing langsung oleh tokoh teater Indonesia N Riantiarno dan diuji oleh Guru Besar ISI surakarta, Prof Pande Made Sukerta dan Direktur Pascasarjana ISI Surakarta, Dr Anton Rustandy Mulyana.

Menurut mahasiswa yang mendalami studi Penciptaan dan Pengkajian Seni ini, karya tersebut dimaknai sebagai konsep hidup dari penyikapan ruang-ruang rumah sebagai perwujudan identitas diri.

"Melalui metafora rumah panggung tradisional yang dimaknai sebagai simbol siri' (harga diri) keluarga dalam kebudayaan universal, karya ini mencoba menghadirkan tentang siri' sebagai kontrol diri," kata Muhajir, Rabu (19/4/2017).

Sebelumnya karya ini telah digarap ke dalam bentuk film eksprimenral berbasis ento documentary oleh Pangkarya bersama Tanayya Art Production.

"Dalam karya ini, saya mengkaloborasikan konteks kekinian dan peristiwa-peristiwa yang dekat dengan kehidupan masyarakat seperti tradisi mappalette' bola (pindah rumah) menjadi bahan eksplorasi karya ini," terang alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) ini.

Bertindak sebagai sutradara, Muhajir berharap dengan adanya kegiatan ini akan semakin memasyarakatkan seni.

"Melalui seni dan budaya, kita dapat kembali mengejawantahkan Pappasang to Riolo (Pesan leluhur) yang sarat nilai kehidupan, guna yang mencapai siri' yang hakiki," ungkapnya.

Siri' Bola dirajut bersama oleh Pascasarjana ISI Surakarta, Tanayya Art, Masyarakat Dusun Tanatakko, Pemerintah Daerah Maros, dan Asosiasi Pemerintah Daerah Seluruh Indonesia (APDESI) Cabang Maros.

Pertunjukan itu juga mendapat dukungan penuh dari Institute Seni Budaya Indonesia Sulsel, Forum Pemuda Desa, Teater Kampus FSD UNM, Teater Kita Makassar, Aco' Dance Company Makassar, Element Creative Makassar, Ida El Bahra Management, Cafe Er Colin Maros, Ka-Ga-Nga-Ngka' Sound, Pararang Community, MEC Indonesia, Sanggar Seni Katangka,  Sanggar Batara Maju, dan Join Production Solo. (*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help