TribunTimur/
Home »

Lutra

Ketua DPRD Luwu Utara akan Surati Bupati Soal Pungli Parkir RSUD Andi Djemma

DPRD sudah berkali-kali meminta pungutan tarif parkir di rumah sakit plat merah tersebut dihetikan sementara namun selalu diabaikan manajemen.

Ketua DPRD Luwu Utara akan Surati Bupati Soal Pungli Parkir RSUD Andi Djemma
chalik/tribunlutra.com
Ketua DPRD Luwu Utara, Mahfud Yunus.

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Ketua DPRD Luwu Utara, Sulsel, Mahfud Yunus, geleng-geleng kepala mendengar tarif parkir di RSUD Andi Djemma tetap diterapkan.

"Memang orang di sana (RSUD Andi Djemma) keras kepala," ucap Mahfud saat ditemui TribunLutra.com di Gedung DPRD Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Rabu (19/4/2017).

DPRD sudah berkali-kali meminta pungutan tarif parkir di rumah sakit plat merah tersebut dihetikan sementara namun selalu diabaikan manajemen.

"Karena sampai saat ini belum ada peraturan daerah yang mengaturnya. Jangan sampai jadi temuan dikemudian hari," kata Mahfud.

Karena permintaan 'diacuhkan' dalam waktu dekat pihaknya akan melayangkan surat ke Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani agar secepatnya pungutan tarif parkir dihentikan.

"Kita akan bersurat ke bupati. Karena tidak boleh dipungut sebelum ada Perda. Kita juga sudah konsultasikan ke BPK dan itu tidak boleh dilakukan," tegasnya.

DPRD meminta penghentian sementara penarikan parkir sejak tanggal 1 Februari 2017 lalu tapi sampai saat ini belum digubris.

Warga Masamba menyebut manajemen rumah sakit kepala 'batu'.

"Sudah jelas-jelas itu melanggar masih juga diberlakukan. Memang itu orang di rumah sakit keras kepala dan kepala batu semua," kata seorang warga Masamba ditemui di pelataran Gedung DPRD.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help