Home »

Lutra

Sudah Setahun Murid SDN Landung Dou Luwu Utara Belajar di Teras

Nurhana mengaku, sejak diangkat kepala sekolah Juni tahun lalu, dia belum pernah menempati sekolahnya untuk belajar.

Sudah Setahun Murid SDN Landung Dou Luwu Utara Belajar di Teras - landoung_20170418_193039.jpg
chalik/tribunlutra.com
Setahun terakhir, 150-an murid SDN 160 Landung Dou terpaksa numpang belajar di SMPN 6 Malangke Barat, Luwu Utara, Sulsel.
Sudah Setahun Murid SDN Landung Dou Luwu Utara Belajar di Teras - land_20170418_193024.jpg
chalik/tribunlutra.com
Setahun terakhir, 150-an murid SDN 160 Landung Dou terpaksa numpang belajar di SMPN 6 Malangke Barat, Luwu Utara, Sulsel.

TRIBUNLUTRA.COM, MALANGKE BARAT - Setahun terakhir, 150-an murid SDN 160 Landung Dou terpaksa numpang belajar di SMPN 6 Malangke Barat, Luwu Utara, Sulsel.

Pasalnya gedung sekolah mereka terendam banjir sejak Juni 2016 dan air tak kunjung surut.

"Karena hujan sedikit saja gedung sekolah sudah terendam," kata Kepala SDN 160 Landung Dou, Nurhana, kepada TribunLutra.com via telepon, Selasa (18/4/2017).

Lokasi sekolah yang berada di daerah rendah mempersulit keadaan SD di Desa Wara tersebut.

"Untung SMP enam berada di depan SD. Jadi kami memanfaatkan terasnya untuk melaksanakan proses belajar mengajar," kata dia.

Nurhana mengaku, sejak diangkat kepala sekolah Juni tahun lalu, dia belum pernah menempati sekolahnya untuk belajar.

"Kalau air tinggi sekali jam sembilan anak-anak sudah saya suruh pulang," tuturnya.

Rendaman air di SD Landung Dou akibat meluapnya air Sungai Rongkong.

Luapan sungai terbesar di Luwu Utara tersebut memang jadi masalah yang tidak pernah dipecahkan oleh pemerintah setempat.

"Sudah beberapa hari kita laporkan. Sudah pernah ditinjau. Namun, tidak ada solusi sama sekali," katanya.

Seorang murid mengaku sudah bosan belajar di teras.

"Belajar di teras tidak nyaman," katanya.

Desa Wara salah satu desa tertinggal dan langganan banjir.

Berjarak sekitar 40 kilometer dari Masamba, Ibu Kota Luwu Utara.

Akses jalan ke desa ini sebagian besar belum diaspal.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help