TribunTimur/

PMII Mamuju Peringati Harlah ke-57 hingga Larut Malam

Wais menyampaikan, kegiatan merupakan bagian dari wujud eksistensi PMII di Sulbar, khususnya di Mamuju.

PMII Mamuju Peringati Harlah ke-57 hingga Larut Malam - pmii-sulbar_20170417_001658.jpg
nurhadi/tribunsulbar.com
Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), memperingati Hari Lahir (Harlah) PMII yang ke-57, Minggu (16/4/2017).
PMII Mamuju Peringati Harlah ke-57 hingga Larut Malam - pmii-sulbar-36_20170417_001453.jpg
nurhadi/tribunsulbar.com
Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), memperingati Hari Lahir (Harlah) PMII yang ke-57, Minggu (16/4/2017).
PMII Mamuju Peringati Harlah ke-57 hingga Larut Malam - pmii-sulbar-65_20170417_002017.jpg
nurhadi/tribunsulbar.com
Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), memperingati Hari Lahir (Harlah) PMII yang ke-57, Minggu (16/4/2017).
 
Laporan Wartawan TribunSulbar.com,Nurhadi
TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU- Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), memperingati Hari Lahir (Harlah) PMII yang ke-57, Minggu (16/4/2017).
Peringatan di simpang empat Jl AP Petttarani-Ahmad Kirang atau depan kantor Bank Indonesia Sulbar.
Ketua Umum PMII Mamuju Wais Walkurni yang memimpin aksi peringatan Harlah ini.
Selain aktivis PMII, perwakilan organisasi kepemudan (OKP) yang ada di Mamuju juga terlibat.
Wais menyampaikan, kegiatan merupakan bagian dari wujud eksistensi PMII di Sulbar, khususnya di Mamuju.
"Bahwa sampai hari ini PMII masih eksis mengawal jalannya pemerintahan, kegaiatan ini kami buat dan akan berlangsung sampai tengah malam," kata Wais kepada Tribunsulbar.com.
Aksi ini dirangkaikan orasi ilmiah, renungan pergerakan pemuda, pembacaan puisi, zikir dan Istighosah serta aksi teatrikal.
Teatrikal yang menggambarkan kader PMII yang patuh dan hormat kepada para kiyai atau para pendahulu PMII. (*)
Penulis: Nurhadi
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help