Pembunuh La Moha di Masolo Pinrang Terancam Pasal Pembunuhan Berencana

Lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu ditemukan tewas di area persawahan miliknya, Minggu (16/4/2017) sekira pukul 09.00 Wita.

Pembunuh La Moha di Masolo Pinrang Terancam Pasal Pembunuhan Berencana
HANDOVER
Seorang petani di Kelurahan Teppo Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang, Sulawesi Setalan tewas setelah ditebas parang oleh sesama petani, Minggu (16/4/2017) sekitar Pukul 09.00 Wita.

TRIBUNPINRANG.COM, PATAMPANUA - Kepolisian Sektor (Polsek) Patampanua Pinrang masih mendalami kasus pembunuhan La Moha (50), yang dilakukan La Ramang (53), di Masolo, Kelurahan Teppo, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang.

Kapolsek Patampanua, AKP Muhammad Idris, menuturkan untuk sementara pelaku dikenakan pasal 338.

"Ancaman hukumannya 20 tahun penjara," tuturnya pada TribunPinrang.com, Senin (17/4/2017).

Namun, katanya, pelaku juga berpotensi terkena pasal perencanaan pembunuhan pada korban.

"Hal itu berdasar pada penuturan sejumlah saksi bahwa pelaku sudah lama merencanakan pembunuhan itu," ujar Idris.

Lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu ditemukan tewas di area persawahan miliknya, Minggu (16/4/2017) sekira pukul 09.00 Wita.

La Moha tewas usai dibacok oleh Ramang (53), yang diketahui sekampung dengan korban dan memiliki hubungan kekerabatan.

Informasi yang dihimpun TribunPinrang.com, pembunuhan tersebut diduga dipicu dendam pelaku kepada korban perihal sengketa tanah.

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help