Herman Heizer Santai Tanggapi Oknum yang Coba Rusak Hipmi

"Mungkin oknum yang mengatasnamakan 21 BPC Hipmi se-Sulsel itu khilaf. Alasannya tidak berdasar," ujar Direktur Celebes Research Centre (CRC) itu

Herman Heizer Santai Tanggapi Oknum yang Coba Rusak Hipmi
HANDOVER
Ketua DPD HIPMI Sulsel (tengah) Amirullah Abbas mengakat tangan Andi Nurhaldin Nurdin Halid (kanan) dan Herman Heizer (kiri) setelah pemilihan ketua HIPMI Sulsel di Hotel Clarion, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulsel, Senin (19/12/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulawesi Selatan, Herman Heizer merespons santai terkait mosi tidak percaya yang sebelumnya disampaikan 21 perwakilan BPC se Sulsel.

"Mungkin oknum yang mengatasnamakan 21 BPC Hipmi se-Sulsel itu khilaf. Alasannya tidak berdasar," ujar Direktur Celebes Research Centre (CRC) itu, Senin (16/4/2017).

Tudingan pertama, melanggar pasal 23 ayat 3 tertuang bahwa, persyaratan khusus bagi calon fungsionaris BPD adalah anggota biasa yang pernah Atau sedang menjalani kepengurusan di BPD atau BPC sekurang-kurangnya satu masa bakti penuh.

Baca: 21 BPC Hipmi se Sulsel Suarakan Mosi Tidak Percaya kepada Herman Haizer

"Semua pengurus harian pernah menjadi pengurus sebelumnya. Baik di BPD maupun BPC. Dan kalau ada kekeliruan, SK itu bisa ditinjau kembali," kata Herman.

Tudingan kedua lanjut dia, tidak mampu melakukan konsolidasi ke semua stakehoder sangat tidak jelas. Namun ia akui intensitas komunikasi dengan BPC sempat melemah.

"Semua pihak tidak bisa kita senangkan. Termasuk nama besar di belakang pertarungan musda. Kami sudah mencoba merangkul, tetapi mereka memilih untuk bersebarangan. Nah, mereka inilah kemungkinan oknum yang coba merusak Hipmi," ujar Herman.

Baca: Kursinya Digoyang, KEtua HIPMI Sulsel Herman Heizer Mengaku Maafkan Anggotanya

Sebelumnya, sebanyak 21 perwakilan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) se-Sulsel menyuarakan mosi tidak percaya kepada Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Sulsel, Herman Heizer.

Ini berdasarkan dua pelanggaran yang dilakukan Herman selama menjadi Ketua BPD Hipmi Sulsel periode 2016-2019 yang belum genap empat bulan itu.

"Pertama, ia melanggar penyusunan pengurus yang tidak sesuai dengan pasal 23 ayat 3 pada ART (Anggaran Rumah Tangga). Kedua, ia tidak mampu berkonsolidasi ke seluruh stakehoder di Hipmi Sulsel," kata Ansar Kaimuddin, Sekum BPC Hipmi Bantaeng di Hotel D'Maleo, Jl Pelita Raya Makassar, Sabtu (15/4/2017) malam.

Zaldy Darmawan, jubir 21 BPC Hipmi se-Sulsel, yang juga Anggota Dewan Kehormatan BPC Makassar akan merampungkan tanda tangan Ketua BPC terkait mosi tidak percaya tersebut.

"Mediasi kita buka sejak 22 Maret. Namun Ketua BPD tidak menghiraukan. Bahkan dia mengancam akan mengganti ketua BPC yang tidak sepaham. Kita akan bawa ke BPP dan ajukan Musdalub," kata Zaldy.(*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help