TribunTimur/

Ini Barang yang Disita Polisi dari Rumah Pasutri Tewas Bersimbah Darah di Pinrang

Ada beberapa barang bukti yang dikumpulkan polisi untuk mengungkap kasus itu.

Ini Barang yang Disita Polisi dari Rumah Pasutri Tewas Bersimbah Darah di Pinrang
hery/tribunpinrang.com
Pasangan suami istri, Arifuddin (40) dan Atik Sofana (35), ditemukan tergeletak bersimba darah di rumah kontrakannya, Jl Kesehatan, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang. 

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Kepolisian Resort (Polres) Pinrang masih menunggu hasil Laboratorium Forensik Labfor) untuk mencari fakta dalam peristiwa tragis yang dialami pasangan Arifin dan istrinya, Atik Sofwana (35).

Warga asal Jepara, Jawa Tengah itu ditemukan bersimbah darah di  Jl Kesehatan, Kelurahan Penrang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.

"Kami masih tunggu hasil labfor," tutur Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pinrang, AKBP Leo Joko Triwibowo saat dikonfirmasi TribunPinrang.com, Minggu (16/4/2017).

Baca: 3 Luka Sabetan di Leher, Atik Belum Sadarkan Diri di RSUD Lasinrang Pinrang

Ia mengatakan, bercak darah yang menempel di sejumlah barang bukti menjadi objek penelitian oleh pihak labfor.

"Sudah dipastikan itu darah manusia, tinggal mau dibuktikan secara ilmiah dan detail lewat labfor," kata Leo.

Ia menyebutkan, dugaan sementara pihak kepolisian masih mengarah pada suami Atik.

Baca: Tetangga Dengar Tangisan di Rumah Pasutri yang Ditemukan Tewas Mengenaskan di Pinrang

"Arifin menggorok leher isterinya sendiri, kemudian naik ke lantai tiga dan bunuh diri dengan cara melompat ke jalan," ujar Leo.

"Ini baru dugaan, tunggu saja hasil labfor," tuturnya menambahkan.

Ada beberapa barang bukti yang dikumpulkan polisi untuk mengungkap kasus itu.

"Di antaranya dua buah pisau, satu buah baju laki-laki dengan bercak darah, seprei, tangga penghubung ke lantai tiga berbercak darah, dan lainnya," jelasnya.(*)

Baca: Selalu Kompak saat Berjualan, Cerita Pedagang Pasar Sebelum Atik Kritis Digorok Suaminya di Pinrang

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help