Stres Bikin Keringat Pria Lebih Berbau, Ini Penjelasannya

Keringat umumnya memang memiliki bau khas. Namun bila sewaktu-waktu Anda mencium keringat menjadi lebih berbau

Stres Bikin Keringat Pria Lebih Berbau, Ini Penjelasannya
shutterstock
Produksi keringat di ketiak 

TRIBUN-TIMUR.COM -Keringat umumnya memang memiliki bau khas. Namun bila sewaktu-waktu Anda mencium keringat menjadi lebih berbau, entah usai berolahraga atau presentasi di depan klien, mungkin Anda perlu meluangkan waktu untuk menenangkan pikiran.

Menurut George Preti, Ph.D., seorang ahli kimia organik di Monell Chemical Senses Center, di mana ia meneliti asal bau manusia, tubuh sebenarnya memiliki dua jenis kelenjar keringat.

Baca: Jangan Sepelekan Keringat Berlebihan, Bisa Jadi Tanda-Tanda Penyakit Ini

Pertama, kelenjar ekrin memroduksi air keringat yang mendinginkan tubuh usai melakukan aktivitas berat atau berada di ruangan panas.

Baca: Awas, Keringat Dingin Bisa Jadi Gejala Penyakit Berbahaya Ini

Ada pula kelenjar apokrin, yaitu kelenjar yang ditemukan di daerah ketiak, akan diaktifkan oleh tubuh ketika Anda sedang stres psikologis, jelas Preti.

Baca: Keringat Berlebihan, Jangan Biarkan, Segera Lakukan Ini

Keringat yang dikeluarkan dari kelenjar inilah yang menghasilkan bau kurang sedap, baunya bisa seperti belerang yang kuat ketika sedang cemas atau takut.

Karena stres juga mengaktifkan sistem saraf simpatik tubuh, Anda juga lebih mungkin untuk miliki detak jantung lenih cepat, telapak tangan berkeringat, dan mulut kering, kata Ramsey Markus, M.D., profesor dermatologi di Baylor College of Medicine.

“Keringat yang dihasilkan ketika kita beraktivitas di luar ruangan sebagian besar terdiri dari air, tetapi keringat yang berasal dari kelenjar apokrin memiliki konsentrasi yang lebih tinggi lemak, lipid, dan protein,” kata Dr Markus.

Halaman
12
Editor: Suryana Anas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help