TribunTimur/

Curanmor di Takalar Ini Tak Jadi Ujian Nasional Gara-gara Dimassa

Ketika bersiap-siap, warga datang menanyakan motor yang hilang di Puskesmas Komara.

Curanmor di Takalar Ini Tak Jadi Ujian Nasional Gara-gara Dimassa
Reni Kamaruddin/tribuntakalar.com
Akbar menjalani perawatan di RSUD Padjonga Daeng Ngalle, Takalar, Kamis (13/4/2017). 

TRIBUNTAKALAR.COM, POLONGBANGKENG UTARA- Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dihakimi massa di Desa Komara Kecamatan Polongbangkeng Utara, Takalar, Kamis (13/4/2017) pagi.

Dia adalah Akbar (19), pelaku pencurian sepeda motor di Puskesmas Komara, Rabu (12/4/2017).

Dia dimassa saat hendak ke sekolah Ujian Nasional.

Sehari sebelum dimassa, Akbar dicurigai oleh warga mencuri sepeda motor pada pagi hari.

Kemudian pada malam hari warga mulai menyelidiki dan menunggu Akbar pulang ke rumahnya.

Namun ternyata, Akbar pulang ke rumahnya pada pagi hari untuk siap-siap berangkat ke sekolahnya ujian nasional.

Ketika bersiap-siap, warga datang menanyakan motor yang hilang di Puskesmas Komara.

Akbar tak mengelak dan mengakui bahwa motor yang hilang tersebut dia curi.

Usai mengakui perbuatannya, Akbar langsung lompat dari jendela rumahnya membawa parang.

"Pada saat lari, warga yang mengejar kehilangan jejak, karena si pelaku ternyata bersembunyi di loteng rumah salah satu warga,

namun yang punya rumah berteriak, sehingga pelaku ditangkap dan dimassa oleh warga," kata Kapolsek Polut AKP Abd Halim kepada Tribuntakalar.com.

Akibatnya, Akbar terkena tebasan parang pada bagian paha dan kaki.

"Untung kita cepat tiba di lokasi, sehingga bisa cepat diselamatkan si pelaku ini," ujar Abd Halim.

Saat ini, Akbar menjalani perawatan di RSUD Padjonga Daeng Ngalle Takalar. (*)

 

Penulis: Reni Kamaruddin
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help