TribunTimur/

Kuliner Makassar

Nongkrong Asyik di Chetengan Coffe House, Ada Taman Cantik dan Wahana Panjat Dinding

Chetengan Coffe House di Jl Monginsidi bisa jadi pilihan. Belum lama ini Chetengan Coffe House diresmikan pada acara Grand Opening.

Nongkrong Asyik di Chetengan Coffe House, Ada Taman Cantik dan Wahana Panjat Dinding - suasana-chetengan-coffee-house-di-jalan-monginsidi-makassar_20170411_194921.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Suasana Chetengan Coffee House di jalan Monginsidi Makassar
Nongkrong Asyik di Chetengan Coffe House, Ada Taman Cantik dan Wahana Panjat Dinding - chetengan-coffee-house-di-jalan-monginsidi_20170411_194600.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Suasana Chetengan Coffee House di jalan Monginsidi Makassar, Minggu (9/4).
Nongkrong Asyik di Chetengan Coffe House, Ada Taman Cantik dan Wahana Panjat Dinding - panjat-tebing-di-chetengan-c_20170411_194910.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
panjat tebing di Chetengan Coffee House di jalan Monginsidi Makassar, Minggu (9/4).
Nongkrong Asyik di Chetengan Coffe House, Ada Taman Cantik dan Wahana Panjat Dinding - panjat-tebing-di_20170411_195253.jpg
TRIBUN TIMUR/NURUL ADHA ISLAMIAH
panjat tebing di Chetengan Coffee House di jalan Monginsidi Makassar, Minggu (9/4).

Laporan Wartawan Tribun Timur, Nurul Adha Islamiah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ingin nongkrong di kafe dengan konsep kekinian ala rumahan dan dekat dengan alam?

Chetengan Coffe House di Jl Monginsidi bisa jadi pilihan. Belum lama ini Chetengan Coffe House diresmikan pada acara Grand Opening.

Hadir dengan konsep homey ala rumahan, dikemas dengan nuansa modern, Chetengan menawarkan tempat nongkrong yang terbagi atas tiga area. Indoor, outdoor dan garden (taman bunga).

Area indoor diisi dengan sofa berwarna warni, menawarkan dua ruang pertemuan. Area garden dilengkapi payung dengan warna bervariasi.

"Desain area garden lebih ke arah modern dengan memberikan warna-warna yang pops up seperti tosca, kuning, pink, biru dengan hiasan dinding yang warnanya colorfull," katanya.

Konsep kafe ini pun dibuat agar tidak ada batasan atau pun segmentasi pengunjung. Berbagai kalangan bisa datang ke kafe yang menyediakan makanan ringan hingga berat. Pilihan makanan yang ditawarkan mulai bakso, sosis bakar, soto banjar, ayam penyet, nasi capcay dan lainnya. Banderol harga mulai Rp 15 ribu.

Namun, karena terlihat lebih kekinian, kafe ini lebih banyak dikunjungi oleh anak-anak muda di area garden, dan segmen keluarga hingga eksekutif di area indoor.

Manager Operasional Chetengan Coffe House Roy menjelaskan, penamaan Chetengan diambil dari nama kelompok pecinta alam (KPA) yang dibentuk sejak kuliah 1988 silam.

"Dulu kami punya kelompok dinamai ketengan karena saat itu hanya mampu membeli sesuatu secara eceran. Ketengan adalah bahasa Jawa yang artinya satuan. Supaya lebih keren diubah namanya jadi chetengan," ungkap Roy, selaku Manager Operasional saat ditemui Tribun Timur di kafenya, Selasa (11/4/2017).

Kata dia, kelompok 'ketengan' memiliki kebiasaan ngumpul hingga sekarang. Kebiasaan inilah yang menginisiasi para anggota membangun kafe. Tujuannya, menjadi wadah berkumpul tetap bagi para anggota.

Untuk penamaan Coffe House, Roy memaparkan, ragam jenis kopi disediakan menjadi alasan utama. Jenis kopi yang ditawarkan yakni Toraja, Aceh, Flores, Sinjai dan lainnya.

Menurutnya, selain menyediakan ragam jenis kopi, salah satu ciri khas Chetengan Coffe House yaitu dapur berbentuk kontainer berwarna oranye yang diletakkan di area outdoor, fasilitas minibar dan permainan world climbing.

"Tamu pecinta alam yang hobi panjat dinding, bisa memanfaatkan wahana yang telah kami sediakan," jelas Roy. (*)

Penulis: Nurul Adha Islamiah
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help