TribunTimur/

Pernah Alami Ketindihan Saat Tidur? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Tak sedikit orang yang menganggap peristiwa ini terkait hal gaib atau mistis.

Pernah Alami Ketindihan Saat Tidur? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Ilustrasi tidur 

TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Saat tidur tiba-tiba tubuh tidak dapat bergerak dan mulut tak bisa mengeluarkan suara. Fenomena ini sering disebut ‘tindihan’.

Tak sedikit orang yang menganggap peristiwa ini terkait hal gaib atau mistis. Sebab terkadang ‘tindihan’ disertai munculnya gambaran-gambaran yang menyeramkan.

Tapi ternyata ‘tindihan’ dapat dijelaskan secara ilmiah. Kondisi ini disebut sleep paralysis atau kelumpuhan tidur.

Menurut WebMD saat mengalami ‘tindihan’, orang yang tidur merasa dirinya sudah dalam kondisi sadar dan matanya sudah terbuka.

Baca: Bahaya Terlalu Banyak Tidur

Dalam waktu beberapa detik atau menit tubuh tidak bisa digerakkan dan tidak bisa bicara. Beberapa orang bahkan juga merasa sesak dan tersedak.

Kelumpuhan tidur bisa terjadi sekali atau dua kali dalam kurun waktu tertentu. Bahkan ada juga orang-orang yang mengalami hal ini beberapa kali dalam satu periode tidur. Kebanyakan terjadi pada wanita atau pria di usia 15-20 tahun.

Lalu, apa yang terjadi pada tubuh saat mengalami kelumpuhan tidur?

Baca: Ini Cara Atasi Saat Sulit Tidur di Malam Hari

Saat tidur kita mengalami empat tahapan, yaitu tahap setengah sadar, tidur lebih dalam, tidur paling dalam, dan tahap Rapid Eye Movement (REM).

Halaman
12
Editor: Suryana Anas
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help