PPI Cabang Makassar Gandeng Kejati untuk Optimalisasi Aset

Dengan ditandatanganinya MoU ini. Ia berharap seluruh permasalahan yang berkaitan dengan hukum perdata dan tata usaha negara dapat terselesaikan.

PPI Cabang Makassar Gandeng Kejati untuk Optimalisasi Aset
tribun/Fadly
General Manager PPI, Banti Yasin 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Tinggi di bidang hukum dan tata usaha negara untuk mengoprimalkan aset yang dimilikinya.

Ini sesuai amanah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

General Manager PPI, Banti Yasin, yang ditemui usai MoU di Olala Cafe, Selasa (21/3/2017), menuturkan, dari seluruh instansi lembaga yang paling berwenang, sesuai dengan porsinya, Kejati adalah lembaga yang berkewajiban untuk menyelamatkan seluruh kekayaan dan aset negara.

"Oleh karena itu MoU ini sangat tepat kita laksanakan untuk kerja sama penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara. Terkhusus yang ada di lingkup PT PPI Cabang Makassar," kata Banti Yasin

Dengan ditandatanganinya MoU ini. Ia berharap seluruh permasalahan yang berkaitan dengan hukum perdata dan tata usaha negara dapat terselesaikan.

"PPI persero merupakan gabungan 3 BUMN niaga. Yakni Cipta Niaga, Dharma Niaga, dan Panca Niaga. Ketiganya bergabunf pada 2013 lalu dan memiliki aset 458 titik di seluruh Indonesia," katanya.

Khusus untuk di Sulsel, terdapat 28 titik. beberapa di antaranya perlu ditertibkan guna optimalisasi aset (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help