Kompak, Murid SD 45 Sunggumanai Besuk Temannya yang Derita Kanker Tulang di Jeneponto

Benjolan di paha kiri Almuqfira terus membesar semenjak dirinya menjalani operasi pengankatan jaringan tumor di RSUD Lanto Dg Pasewang, Jeneponto.

Kompak, Murid SD 45 Sunggumanai Besuk Temannya yang Derita Kanker Tulang di Jeneponto
muslimin/tribunjeneponto.com
Murid SD 45 Sunggumanai, Desa Paitana, Kecamatan Binamu, Jeneponto, menjenguk Almukvira (7), penderita kanker tulang di paha kirinya, Selasa (21/03/2017). 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Murid SD 45 Sunggumanai, Desa Paitana, Kecamatan Binamu, Jeneponto, menjenguk Almukvira (7), penderita kanker tulang di paha kirinya, Selasa (21/03/2017).

Murid kelas dua dan tiga SD Sunggumanai itu berjalan menuju rumah nenek Almukvira, tempat anak Mulyadi itu dirawat.

SD 45 Sunggumanai dengan rumah nenek Almuqfira berjarak sekitar 100 meter.

"Dua kalimi ki ini kesini kak, baik ki tawwa Vira, seringka sama bermain, satu kelaska," ujar Nurfadillah (9).

Baca: Miris, Paha Bocah di Jeneponto Ini Terancam Diamputasi, Ayah Tak Tega

Sudah enam bulan lebih, Vira tidak masuk sekolah, lantaran tidak lagi berjalan dan hanya terbaring di rumah neneknya.

"Iye lamami tidak masuk kasihan, semoga cepat sembuh," harap Nurfadillah.

Benjolan di paha kiri Almuqfira terus membesar semenjak dirinya menjalani operasi pengankatan jaringan tumor di RSUD Lanto Dg Pasewang, Jeneponto.

Melihat kondisi anaknya yang kian memprihatinkan, Mulyadi sang ayah pun membawa anaknya ke RS Unhas, Makassar.

Mendapat pemeriksaan dokter RS Unhas, Almukvira divonis menderita kanker ganas di tulang pahanya.

Baca: Tim Buser Polres Jeneponto Tangkap Mantan Kades Barana, Terkait Korupsi ADD

Namun, tidak ditindaki lantaran peralatan di RS Unhas tidak menyediakan untuk penyakit itu.

Akhirnya, Almukvira pun dirujuk ke RS Wahidin Sudiro Husodo.

Di rumah sakit itu, paha Almuqvira ditawari untuk mengambil tindakan amputasi.

"Saya sebenarnya tidak tega, makanya saya bicarakan dulu sama keluarga sembari mencari obat alternatif, tapi kalau tidak ada jalan lain kita pasrah saja," ujar Mulyadi.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help