TribunTimur/
Home »

Opini

Perspektif

Berani Hidup dan Ingat Mati

Dunia maya dikagetkan dengan siaran langsung bunuh diri seorang warga di Jakarta. Penyebabnya karena masalah rumah tangga yang sangat berat.

Berani Hidup dan Ingat Mati
sakinah/tribun-timur.com
CHC Strategic & Development Div Head Kalla Group Syamril 

Oleh: Syamril
Human Capital Kalla Group

Dunia maya dikagetkan dengan siaran langsung bunuh diri seorang warga di Jakarta. Penyebabnya karena masalah rumah tangga yang sangat berat.

Dia sudah tidak berani lagi hidup dan akhirnya memilih jalan bunuh diri. Manusia menghadapi hidup dan mati dapat di bagi atas empat kelompok.

Pertama, berani hidup dan berani (ingat) mati. Kedua, berani hidup tapi takut atau lupa mati.

Ketiga, takut hidup dan takut mati. Keempat, takut hidup dan berani mati.

Kita mulai dari golongan tiga dan empat. Ini adalah manusia yang takut hidup.

Manusia yang sudah putus asa menghadapi kehidupan. Masalah yang berat membuatnya frustrasi.

BACA juga: Rajawali atau Dinosaurus

Jika dia berani mati maka dia masuk golongan 4 yaitu takut hidup dan berani mati. Kemungkinan besar dia akan menempuh jalan bunuh diri seperti warga Jakarta di atas.

Jika dia takut mati maka dia masuk golongan 3 yaitu takut hidup dan takut mati. Kemungkinan besar hidupnya putus asa.

Halaman
123
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help