Wanita Pemilik Tedong Bonga Senilai Rp 1 M Jadi Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara

Karena tanduknya yang melingkar kebawah, dan bulu yang bersih mengkilap di Toraja, kerbau jenis ini disebut Tedong Saleko, kerbau dengan kasta terting

Wanita Pemilik Tedong Bonga Senilai Rp 1 M Jadi Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara
HANDOVER
RUKKA Sambolinggi bersama Sekjen PB AMAN Abdon Nababan (sekjen PB AMAN periode 2013-2017). FOto courtesy Hening Parlan/FB

MEDAN, TRIBUN - Wanita kelahiran Rantetayo, Toraja Utara, Rukka Sombolinggi terpilih menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), dalam Kongres V AMAN di Kampung Rakyat Penunggu, Tanjung Gusta, Deli Serdang, Medan, Sumatera Utara, Minggu (19/3/2017) malam.

RUkka akan menjabat Sekjen AMAN periode 2017-2021. DIa menggantikan Abdon Nababan, sekjen sebelumnya.

Selama 5 tahun, Rukka Sombolinggi menjabat ssbagai Duputi Bidang Advokasi Kebijakan, Hukum dan Politik PB AMAN.,

Kiprahnya mengusulkan caleg-caleg DPR pro masyarakat Adat serta upaya menggalang masyarakat adat se Nusantara untuk memilih presiden pro masyarakat adat, banyak dapat pujian.

KVAMAN juga memutuskan kongres VI organisasi pelestari adat Nusantara ini akan digelar di Papua, tahun 2021.

RUkka mengungguli Empat kandidat lainnya; Simpun Sampurna (Ketua Pengurus Wilayah AMAN Kalteng), Arifin Monang Saleh (Deputi Bidang Pemberdayaan dan Pelayanan Masyarakat Adat PB AMAN),  Mina Susana Setra (Deputi Bidang Kelembagaan, Komunikasi, dan Penggalangan Sumber Daya PB AMAN), dan Eustebio (Pengurus PB AMAN).

Tak seperti jalannya sidang-sidang kongres yang cukup alot, terpilihnya perempuan utusan dari Masyarakat Adat Tana Toraja ini berlangsung mulus.

 Proses pemilihan praktis tanpa hujan interupsi, setelah lima kandidat sekjen yang diutus anggota AMAN mencapai kesepakatan lewat musyawarah yang cukup singkat setelah penyampaian pidato visi-misinya masing-masing.

AMAN kini dilindungi undang-undang, menyusul diterimanya judicial review mereka di Mahkamah Konstitusi tahun 2013 lalu.

RUkka menghabiskan seperempat abad usianya di AMAN. Keturunan langsung dari bangsawan Toraja, Laso’ Sombolinggi dan Den Upa Rombelayuk.

Di KOngres AMAN, Rukka adalah utusan masyarakat adat Toraja. Saudara lelaki Rukka pernah menjabat sebagai Kepala Lembang Madandan Kec.Rantetayo Kabupaten Tana Toraja.

Di kampung kelahirannya sendiri, Rukka dikenal sebagai pemilik seekor kerbau putih dengan corak hitam, yang diberi nama Si Belang. 

Karena tanduknya yang melingkar kebawah, dan bulu yang bersih mengkilap di Toraja, kerbau jenis ini disebut Tedong Saleko, kerbau dengan kasta tertinggi.

Kerbau endemik Toraja ini konon pernah ditawar Rp 1,2 Miliar.

“Pernah memang ada yang tawar. Saya tak tahu pasti harganya, tapi kata bapak Yandri penggembalanya memang pernah ditawar sekitar 1 miliaran lah,” ungkap Rukka Sombolinggi’, pemilik si Belang. Ia adalah salah satu putri dari Laso’ Sombolinggi’, yang sedang diritualkan hari itu seperti dilansir sebuah blog budaya.

Penulis: Thamzil Thahir
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help