TribunTimur/

Sabu Asal Wajo dan Sidrap Dipasok ke Makassar, Begini Modusnya

Keduanya terpaksa dilumpuhkan lantaran mencoba kabur dan mengancam petugas dengan senjata tajam jenis badik saat dilakukan penangkapan di kampung hala

Sabu Asal Wajo dan Sidrap Dipasok ke Makassar, Begini Modusnya
HANDOVER
sabu yang beredar di Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Narkotika jenis sabu memiliki cara unik tersendiri dalam penyebarannya di Sulawesi Selatan terkhusus di kota Makassar.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi, mengatakan jika sabu yang beredar di Makassar awalnya dipasok dari luar kemudian disimpan di wilayah desa-desa di Kabupaten.

Setelah itu, sabu yang telah berada di tangan bandar di Desa tersebut kemudian merekrut sejumlah kurir dan mulai mendistribusikannya di kota-kota.

Modus itu tercium dan mulai menemui titik terangnya setelah Personil Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar membongkar jaringan narkoba lintas kabupaten dan menangkap delapan orang pelaku.

"Cara kerjanya demikian, jika kondisi sudah kondusif jaringan ini kemudian memasok narkoba ke sejumlah kota termasuk di Makassar," ucap Endi Sutendi.

Sebelumnya Damang dan Lukman warga Desa Buloe, Maniangpajo Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan ditembak Personil Tim Elang Satuan Resnarkoba Polrestabes Makassar, Sabtu (18/3/2017).

Keduanya terpaksa dilumpuhkan lantaran mencoba kabur dan mengancam petugas dengan senjata tajam jenis badik saat dilakukan penangkapan di kampung halamannya.

"Saat itu pelaku diringkus saat sedang melakukan pesta narkoba bersama tiga rekannya yang lain yang saat ini diamanankan," ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Endi Sutendi.

Lantaran mengalami luka yang cukup serius, kedua pelaku dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara dan tiba pada Sabtu malam (18/3/2017).

Damang sendiri diketahui sebagai bandar lintas kabupaten diringkus berdasarkan pengembangan penangkapan rekannya Rahman (33) warga warga Amparita Kabupaten Sidrap, Kamis lalu (16/3/2017) di Jl Perintis Kemerdekaan Makassar.

Rahman yang berprofesi sebagai petani menunjukkan rekan lainnya yakni Wise alias Ica (32) yang juga beralamat di Amparita Sidrap.

Petugas kemudian meringkus pelaku di kampung halamannya pada Sabtu (18/3/2017) sekitar Pukul 04.30 Wita.

Wise menerangkan jika barang haram tersebut diperoleh dari Damang warga Buloe, Maniangpajo Kabupaten Wajo.

"Petugas bergerak ke Wajo, sebelum menangkap Damang selaku bandar terlebih dahulu petugas meringkus kurirnya atas nama Asriadi (22) yang juga bekerja sebagai petani," ucap Kapolrestabes Makassar, Kombes Endi Sutendi, saat ditemui di RS Bhayangkara, Sabtu malam (18/3/2017).

Adapun total pelaku yang diringkus sebanyak delapan orang dengan jumlah barang bukti yakni 115 gram.

Tags
Wajo
sidrap
Penulis: Alfian
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help