Public Services

Suara Anak Serak Saat Bangun Tidur

Gejala penyakit apa ya dok? Bagaimana mencegah penyakitnya agar tidak menjadi parah? Terima kasih sebelumnya.

Suara Anak Serak Saat Bangun Tidur
handover
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM -Pagi Dok, anak saya berusia 8 bln, ketika bangun tidur, suaranya serak, saya pikir mungkin kelelahan. Besok paginya dia bangun in suara serak dan berlangsung hingga siang hari, tapi tidak disertai batuk atau pilek. Gejala penyakit apa ya dok? Bagaimana mencegah penyakitnya agar tidak menjadi parah? Terima kasih sebelumnya.

+6281343675xx

Jawaban dokter spesialis anak, Dr dr Nadira SpA

Suara serak pada balita yang terjadi tanpa disertai batuk pilek sebelumnya kemungkinan dapat disebabkan oleh beberapa kondisi yaitu adanya benda asing di saluran nafas, alergi, dan infeksi saluran nafas seperti Laringitis.

Laringitis merupakan penyebab paling umum suara serak atau kehilangan suara, terjadi ketika kotak suara teriritasi atau adanya peradangan.

Sehingga, menyebabkan pembengkakan yang membuat pita suara terganggu untuk membuka dan menutup dengan lancar. Pergerakan pita suara inilah yang menimbulkan suara.

Infeksi virus adalah penyebab umum terjadinya laringitis, tapi bukan satu-satunya penyebab.

Regangan suara juga bisa menjadi penyebab laringitis, misalnya saja ketika anak tak berhenti menangis/berteriak dan bisa juga oleh paparan asap rokok, debu dan zat iritatif lainnya sehingga pada orang yang sensitif terhadap paparan tersebut bisa terjadi pembengkakan pada laring.

Regangan suara ini akan menghilang atau sembuh sendiri dengan istirahat cukup dan mengkonsumsi banyak cairan.

Namun, sebaiknya perlu pemeriksaan langsung oleh dokter untuk memastikan penyebabnya. Ibu tidak perlu khawatir jika anak masih tetap aktif dan kuat menyusu.

Tidak masalah untuk tetap memberikan ASI/susu formula pada anak, namun tetap hati-hati agar anak tidak tersedak.

Beberapa gejala yang patut diwaspadai adalah jika anak tampak sesak, demam tinggi, nafas berbunyi, tidak mau menyusu, membiru, rewel, hingga lemas.

Apabila terdapat salah satu dari gejala tersebut maka segera bawa anak ibu ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. (*)

Penulis: Hasrul
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help