Pelajar Tanpa SIM di Bantaeng Dilarang Berkendara ke Sekolah

MoU Polres Bantaeng, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bantaeng, dan Kementerian Agama Bantaeng.

Pelajar Tanpa SIM di Bantaeng Dilarang Berkendara ke Sekolah - pelajar-bantaeng-2_20170317_113406.jpg
edi hermawan/tribunbantaeng.com
Penandatanganan MoU larangan pelajar tanpa SIM berkendara di tribun Pantai Seruni, Jl Seruni, Bantaeng, Jumat (17/3/2017).
Pelajar Tanpa SIM di Bantaeng Dilarang Berkendara ke Sekolah - mou_20170317_113431.jpg
edi hermawan/tribunbantaeng.com
Penandatanganan MoU larangan pelajar tanpa SIM berkendara di tribun Pantai Seruni, Jl Seruni, Bantaeng, Jumat (17/3/2017).

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG- Kini pelajar di Kabupaten Bantaeng yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dilarang memakai sepeda motor atau mobil ke sekolah.

Aturan ini tertuang dalam Memorandun of Understanding (MoU) tiga institusi Bantaeng.

MoU Polres Bantaeng, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bantaeng, dan Kementerian Agama Bantaeng.

Penandatanganan MoU berlangsung di tribun Pantai Seruni, Jl Seruni, Bantaeng, Jumat (17/3/2017).

Tujuan kesepakatan tersebut sebagai upaya pembinaan dan pendidikan kepada masyarakat tentang tata tertib lalu lintas di jalan raya dan mengurangi laka lantas.

"Pada tahun 2016 ada 175 kasus laka lantas, pelaku maupun korban kasus tersebut adalah anak di bawah umur," kata kata Kapolres Bantaeng AKBP Adip Rojikan.

MoU juga berisi sanksi untuk membuat jera pelajar yang melanggar tertib lalu lintas. (*)

 

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help